Dana Penanganan Covid-19 Pidie Habis

Dana Penanganan Covid-19 Pidie Habis

BERITAKINI.CO, Sigli | Dana untuk percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 Kabupaten Pidie hampir habis.

Anggaran yang ditempatkan pada pos Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 10 miliar itu, kini tinggal kurang dari Rp 2 miliar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Dewan Ansari mengatakan, dana pada pos BTT itu mulai digunakan sejak Maret 2020 lalu.

Ia mengatakan, selama pandemi Covid-19 di Pidie, anggaran itu turut digunakan sejumlah instansi pemerintah hingga lembaga vertikal lainnya.

Seperti misalnya Dinas Perkim Pidie, yang telah disalurkan anggaran Rp 261 juta untuk pengadaan tempat cuci tangan, dan alat itu kemudian ditempatkan pada sejumlah masjid di Pidie.

"Kita hanya mendukung penyaluran saja, nanti untuk pertanggungjawaban mereka yang buat sendiri," kata D Ansari, Sabtu (21/11/2020).

D Ansari juga mengatakan, baru-baru ini RSUD Tgk Chik Ditiro juga telah mengusulkan anggaran tambahan senilai Rp 1 miliar lebih.

Sebelumnya, rumah sakit tersebut telah menerima realisasi anggaran senilai Rp 600 juta dari pos BTT untuk penanganan Covid, dan pembelian APD.

"Mereka (RSUD Tgk Chik Ditiro) mengusul tambahan anggaran, dan sedang kita verifikasi. Dengan begitu dana untuk penanganan Covid habis, dan 2021 baru ada anggaran lagi," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pidie Efendi mengaku, sejalan dengan realisasi anggaran selama ini, dicatat perkembangan kasus positif Covid-19 di Pidie sudah menurun sejak sebulan terakhir.

Katanya, dalam rentan waktu dua hari, satgas Covid hanya menemukan dua penambahan kasus konfirmasi positif baru. Sedangkan yang meninggal tidak ada, dan 10 orang telah dinyatakan sembuh.

"Grafik kasus Covid-19 di Pidie melandai," kata Efendi.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...