Curi Obat di Gudang Farmasi, PNS dan Tenaga Honorer di Aceh Utara Diciduk Polisi

Curi Obat di Gudang Farmasi, PNS dan Tenaga Honorer di Aceh Utara Diciduk Polisi

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | RU (43) pegawai negeri sipil (PNS) di gudang farmasi Dinas Kesehatan Aceh Utara, dan RUS pegawai honorer di Puskesmas Langkahan, ditangkap polisi, Kamis kemarin (08/11/18).

Keduanya ditangkap oleh personel Polsek Banda Sakti, Polres Lhohseumawe, atas kasus pencurian obat-obatan di gudang farmasi milik Dinkes Aceh Utara.

“RU dan RUS ditangkap atas kasus pencurian 54 kardus obat jenis Amoxxilin,” kata Kapolsek Banda Sakti Iptu Iptu Arief Sukmo Wibowo dalam gelar perkara, Kamis (15/11/2018).

Kata Kapolsek, penangkapan terhadap PNS yang bertugas sebagai sopir mobil box di gudang farmasi Dinkes Aceh Utara itu dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari dinas tersebut.

Kepada polisi, kata Kapolsek, saat melakukan aksinya tersangka menggunakan kunci gudang yang dipegangnya.

“Pelaku memamfaatkan profesinya sebagai sopir dan petugas gudang,” tambah Kapolsek.

Obat hasil curian itu kemudian dijual kepada penadah berinisial RUS (28) tenaga honorer di Puskesmas Langkahan Aceh Utara.

“Tersangka RUS kita tangkap dihari yang sama di kawasan Panton Labu,” kata Kapolsek.

Dalam pengungkapan ini, kata Iptu Arief, petugas mengamankan barang bukti 1 unit mobil ambulans puskesmas langkahan, 1 unit mobil barang merek KIA, 1 unit HP, 3 kunci dan 2 gembok.

"Tersangka RU akan diancam hukuman 5 tahun penjara dan tersangka RUS sebagai penadah 4 tahun penjara," pungkasnya. | ZUBAIDAH

Rubrik

Komentar

Loading...