Culik dan Aniaya Pria yang Dicurigai Selingkuhan Istri, Lelaki ini Ditangkap di Pidie

Culik dan Aniaya Pria yang Dicurigai Selingkuhan Istri, Lelaki ini Ditangkap di Pidie

BERITAKINI.CO, Sigli | Niat melaporkan pelaku yang diduga berselingkuh dengan istrinya, Ir (45) warga Gampong Jiem, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie malah harus berurusan dengan hukum.

Ir disangkakan melakukan tindakan penyekapan sekaligus penganiayaan terhadap seorang pemuda warga Tiro, Kabupaten Pidie berinisial NR (20).

Kapolres Pidie melalui Kasatreskrim Iptu Ferdian Candara kepada BERITAKINI.CO, Senin (12/10/2020) mengatakan, Ir diamankan pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIB di rumahnya atas laporan korban NR.

Kasus tersebut, kata Ferdian, masih baru dan cukup komplit sehingga memudahkan penyidik dalam pengungkap hingga menangkap pelaku.

"Setelah dapat laporan dan bukti-bukti yang cukup, langsung kita tingkatkan ke penyidikan dan beberapa jam kemudian pelaku berhasil kita amankan," kata Ferdian.

Dalam proses penyidikan terungkap, kasus tersebut diduga dipicu kecemburuan tidak mendasar oleh Ir terhadap istrinya yang diduga berselingkuh dengan NR.

Tuduhan itu pernah diklarifikasi pelaku kepada sang istri, namun dibantah oleh istrinya bahwa tuduhan itu tidak benar.

"Pelaku mengutus P dan temannya yang masih boron untuk menjemput NR dengan iming-iming melihat mobil. Karena tidak curiga, korban mengikuti ajakan itu hingga menuju ke kediaman pelaku di Mutiara Timur," ujar Ferdian.

Sesampai di rumah pelaku, Jumat (9/10/2020) sekira pukul 02.00 WIB, korban langsung disekap oleh Ir dibantu P dan seorang temannya di dalam kamar rumah terterbut.

Kaki dan tangan korban diikat dengan kain, leher dililit dengan rantai dan mulut ditutup dengan handuk.

Selama disekap, korban mengalami tindakan penganiayaan dan pengancaman oleh pelaku, dengan maksud pelaku mau membenarkan perselingkuhan dengan istrinya, seperti dicurigai pelaku selama ini.

"Korban dipaksa mengaku dengan diletakan sebilah pisau dileher," kata Ferdian.

Setelah mendapatkan rekaman pengakuan setelah 22 jam di sekap, korban diserahkan kepada mapolsek setempat dengan menerangkan bahwa pelaku yang selingkuhi istrinya sudah ditangkap dan perselingkuhan itu diakui korban.

Namun pihak mapolsek mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan pelaku salah dan koban akhirnya dibebaskan.

"Karena keberatan, korban membuat laporan ke reskrim. Beberapa jam kemudian seorang pelaku diamankan dua lainnya dalam pengejaran, kita juga menyita sejumlah barang bukti berupa pisau, kain, handuk, dan rantai," pungkasnya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan pasal berlapis penculikan dan pengeroyokan dengan ancaman delapan tahun penjara.

Rubrik

Komentar

Loading...