Cerita Lengkap Samsul Memperkosa Ibu Muda dan Membunuh Anaknya di Aceh Timur

Cerita Lengkap Samsul Memperkosa Ibu Muda dan Membunuh Anaknya di Aceh Timur

BERITAKINI.CO, Idi | Samsul (46) bisa dikatakan adalah sosok yang sadis dan keji. Demi melampiaskan nafsu birahinya, dia tak segan-segan untuk membunuh.

Setidaknya, hal itulah yang terungkap dari hasil pemeriksaan polisi usai menangkap tersangka utama pemerkosa dan pembunuh warga Desa Alu Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur tersebut.

Lihat: Pemerkosa Ibu Muda di Aceh Timur Ditangkap

Kapolres Langsa melalui Kasatreskrim Kasat Reskrim Iptu Arief Sukmo Wibowo mengatakan, kesimpulan sementara, aksi bejat Samsul tersebut ternyata hanya bermotif untuk melampiaskan nafsu.

Residivis Pembunuhan

Aries mengungkapkan, Samsul sesungguhnya adalah seorang residivis kasus pembunuhan. Dia selama ini menjalani hukuman di LP Tanjung Gusta, Sumatera Utara.

Keluar dari penjara, Samsul kembali ke kampungnya, Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

Dia pun disebut-sebut bekerja di perkebunan sawit di desa tersebut.

Sehari-hari, Samsul kerap melintasi kediaman korban D (28), saat hendak pergi ke kebunnya.

Adapun D tinggal bersama suami dan anaknnya di rumah yang berada di kawasan perkebunan sawit, dan terpaut relatif jauh dari pemukiman penduduk tersebut.

Melancarkan Aksi Pemerkosaan

Diduga, Samsul telah memantau aktivitas penghuni rumah tersebut. Di mana suami D, lazimnya menjalani aktivitas mencari udang pada malam hingga pagi hari.

Kediaman D (28), korban pemerkosaan 

Hingga pada Sabtu, 10 Oktober 2020, Samsul pun menyelinap masuk ke kediaman D.

Dia pun melancarkan aksinya. D melakukan perlawanan hingga membuat anaknya Rangga (9), terbangun.

Rangga pun membantu ibunya menghadapi Samsul sembari berteriak minta tolong.

Namun dengan keji Samsul menebas Rangga dengan sebilah pedang yang memang dibawanya.

Rangga pun roboh. Sementara Samsul melanjutkan aksinya menganiaya D hingga dia pingsan.

Samsul pun memperkosa D di depan rumah tersebut. Tak puas, dia lantas menarik D ke semak-semak dan memperkosanya hingga tiga kali lagi.

Membuang Korban ke Sungai

Usai melancarkan nafsu bejatnya itu, Samsul lantas membawa jasad Rangga dan membuangnya di sungai tak jauh dari rumah tersebut. Dia pun kabur.

D yang kemudian tersadar, langsung mencari pertolongan. Peristiwa itu pun langsung tersebar luas dan sampai ke polisi.

Petugas membentuk tim gabungan dan memburu Samsul.

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap

Dia kemudian ditemukan pada Minggu pagi, 11 Oktober 2020 di bawah sebuah pohon besar di sebuah kebun di kampung itu.

Petugas dibantu warga lantas menangkap Samsul. Tak itu tak berlangsung mudah, karena Samsul memberikan perlawanan dengan sebilah pedang mirip katana yang ada di tangannya.

Petugas pun sampai melepas beberapa kali tembakan ke udara, hingga berhasil membekuk Samsul.

Pelaku Bungkam

Kendati sudah ditangkap, Samsul tak mengungkapkan di mana dia membuang jasad Rangga.

Dia hanya bungkam saat diinterogasi petugas. “Saat akan dibawa ke Mapolres, pelaku ini kembali melakukan perlawanan,” kata Arief.

Tak ayal, petugas pun mengambil tindakan tegas. Samsul dihadiahi tiga butir timah panas pada bagian kakinya. Dia pun akhirnya tak berkutik.

Rangga Ditemukan

Kendati belum mengetahui jasad korban, tim gabungan terus melakukan pencarian. Hingga pada Minggu sore, 11 Oktober 2020, jasad bocah pemberani itu pun ditemukan mengapung di sungai.

Jasad Rangga ditemukan mengapung di sungai

Tim langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit untuk divisum.

Hasilnya, ditemukan banyak luka bacok di tumbuh bocah tak berdosa itu.

Terancam Hukuman 30 Tahun Penjara

Arief mengatakan, atas perbuatan kejinya itu, pelaku akan dijerat Pasal 338 Jo 340 Jo Pasal 285 tentang Pemerkosaan.

Samsul (46), tersangka pemerkosa dan pembunuh di Aceh Timur

Kemudian Pasal 351 ayat 2 KUHP dan Pasal 80 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 30 tahun penjara.

Rubrik

Komentar

Loading...