Cek Mad Dukung Pemekaran Aceh Malaka

Cek Mad Dukung Pemekaran Aceh Malaka
Foto: BERITAKINI.CO/Mulyadi

BERITAKINI.CO, Lhoksukon | Bupati Aceh Utara non aktif, Muhammad Thaib alias Cek Mad mendukung penuh pemekaran Kabupaten Aceh Utara, khususnya wilayah barat menjadi kabupaten baru bernama Aceh Malaka.

Cek Mad mengatakan, pemekaran Kabupaten Aceh Malaka merupakan kebutuhan dan harapan besar untuk mencapai kemakmuran rakyat.

Hal ini disampaikan Cek Mad di hadapan ratusan masyarakat mewakili enam kecamatan yang ingin pemekaran, di Café Baiduri, Gampong Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, Sabtu (28/1/2017).

“Sebelumnya Aceh Utara telah memekarkan Bireuen dan Lhokseumawe. Dan lihat saat ini bagaimana pesatnya perkembangan Bireuen,” kata Cek Mad.

Begitu juga Lhokseumawe. Menurut Cek Mad, setelah dimekarkan dari Aceh Utara, Lhokseumawe bahkan menjadi luar biasa sejahtera.

“Kenapa kita katakan maha sejahtera, karena saat ini imum syik dan imum gampong di kawasan Lhokseumawe bisa melaksanakan umrah dengan anggaran pemerintah,” kata Cek Mad.

Itulah sebabnya, kata Cek Mad, pemekaran Aceh Malaka merupakan potensi besar bagi masyarakat untuk menggapai kesejahteraan.

“Ketika ini tujuannya untuk kemakmuran masyarakat kita sangat mendukung pemekaran ini,” ujar Cek Mad.

Cek Mad berjanji di depan ratusan masyarakat yang menghadiri acara tesebut, bahwa dia akan mendatangani surat rekomendasi pemekaran Aceh Malaka ketika dirinya aktif kembali menjadi Bupati Aceh Utara.

Sedangkan Ketua Panitia Pemekaran, Prof. Hadi Arifin mengatakan, mereka telah menyiapkan seluruh dokumen pemekaran Aceh Malaka. Satu hal lainnya hanya menunggu rekomendasi dari pemerintah Aceh Utara.

“Pemekaran Aceh Malaka ini sudah kita siapakan 10 tahun yang lalu. Sedangkan panitia pemekaran sudah di SK oleh Muhammad Thaib saat menjabat sebagai Bupati Aceh Utara,” katanya.

Kepala Mukim Lhok Weng, Tgk Ibrahim mengatakan, masyrakat memang sangat mengaharapkan pemekaran cepat terwujud. “Pemekaran merupakan harapan kami selaku selaku masyarakat. Karena pemekaran ini sudah lama kami impikan,” katanya.

Selain itu, dia juga mengajak masyarakat untuk kembali memberi dukungan kepada Calon Bupati Aceh Utara Nomor 1 Muhammad Thaib pada pilkada 15 Februari 2017.(*)

Rubrik

Komentar

Loading...