Cari Ikan, Tukang Bangunan di Aceh Besar Tewas Kesetrum Alatnya Sendiri

Cari Ikan, Tukang Bangunan di Aceh Besar Tewas Kesetrum Alatnya Sendiri

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Nasib naas dialami Razali. Pria yang berprofesi sebagai tukang bangunan ini tewas kesetrum, Senin siang (6/7/2020).

Warga Lampong Leupung Ulee Alue, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar ituditemukan meninggal di sungai tak jauh dari tempat dia bekerja di Gampong Cot Cut, Aceh Besar. Razali diduga tewas tersengat listrik dari alat yang digunakannya mencari ikan.

Kapolresta Banda Aceh melalui Kapolsek Kuta Baro AKP Hadriman mengatakan, Razali sejatinya sedang bekerja membangun rumah warga desa itu. Namun saat istirahat, dia menyempatkan diri mencari ikan dengan cara menyetrum. Aliaran listrik diambil dari rumah tempatnya bekerja tersebut.

"Korban baru dua kali mencari ikan dengan menggunakan arus listrik secara langsung, dan ini terjadi karena ketidaktauan korban akan bahayanya menyetrum ikan menggunakan arus listrik secara langsung, karena voltasenya melebih dari voltase baterai yang sering dipergunakan oleh para pencari ikan," kata Hadriman.

Menurut keterangan dari saksi yang melihat kejadian, lanjut Hardiman, Razali sempat terpeleset saat sedang menyetrum ikan tersebut.

Diduga saat itulah dia tersengat listrik. Teman korban yakni Munzir, langsung mematikan arus listrik dari rumah yang sedang mereka bangun tersebut. Bersama beberapa rekan lainnya, mereka pun mengecek kondisi Razali di sungai.

"Saat korban diangkat ke atas bantaran sungai, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, dan kemudian warga melaporkan ke Polsek Kuta Baro," katanya.

“Hasil koordinasi dengan pihak keluarga korban, mereka menolak untuk dilakukan visum et revertum dengan melampirkan surat pernyataan menolak untuk diperiksa oleh tim medis.”

Tidak jauh dari lokasi kejadian, petugas menemukan alat yang digunakan oleh korban untuk menyetrum ikan serta kabel yang korban pergunakan untuk mengaliri aliran listrik dari rumah ke bantaran sungai.

Kapolsek mengimbau warga untuk tidak melakukan penyetruman ikan menggunakan aliran listrik karena akan membahayakan ekosistem dan merusak lingkungan.

"Listrik yang digunakan untuk melumpuhkan ikan mungkin tegangannya tidak tinggi, namun bisa ikut mematikan hewan kecil yang ada di sekitarnya. Padahal, hewan-hewan kecil tersebut adalah sumber makanan ikan, selain itu apabila menggunakan tegangan tinggi, selain ikan yang mati, juga akan membahayakan diri kita sendiri," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...