Buron Sejak 2016, Tim Tabur Kejati Aceh Tangkap Muammar Khadafi di Aceh Besar

Buron Sejak 2016, Tim Tabur Kejati Aceh Tangkap Muammar Khadafi di Aceh Besar

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejati Aceh bersama tim intelijen Kejari Aceh Selatan meringkus seorang buronan kasus korupsi.

Dia adalah Muammar Khadafi yang telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang sejak 2016.

Kepala Kejati Aceh Muhammad Yusuf mengatakan, Muammar Khadafi ditangkap sekira pukul 15.00 WIB, Kamis (28/1/2021) di kediamannya Desa Jurong Peujera, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

M Yusuf menjelaskan bahwa sebelumnya tim tabur telah melakukan pemantauan dan pengintaian atas gerak gerik buronan tersebut.

"Sudah dipantau sejak tiga minggu di wilayah Banda Aceh," katanya.

M Yusuf menjelaskan, Muammar Khadafi merupakan terpidana kasus korupsi proyek renovasi studio penyiaran di Aceh Selatan.

"Kasus korupsi itu terjadi pada 2008 dengan nilai kontrak sebesar Rp 1,1 miliar, kerugian negara Rp 619 juta,” kata M Yusuf.

Ia mengatakan, terpidana ini merupakan pihak rekanan yang mengerjakan tender tersebut.

“Selain Muammar Khadafi, masih ada satu lagi DPO yang belum ditangkap yakni Yusri selaku unsur pengguna anggaran,” kata M Yusuf.

Kata M Yusuf, Muammar Khadafi divonis bersalah pada Oktober 2010 oleh PN Aceh Selatan dengan pidana penjara satu tahun.

“Kemudian kita kasasi dan akhirnya berdasarkan putusan Mahkamah Agung, dpidana penjara empat tahun, pada saat akan dieksekusi terpidana melarikan diri,” katanya.

Terakhir, M Yusuf menghimbau dan mengingatkan kembali pada para buronan Kejati Aceh supaya menyerahkan diri.

“Karena sampai saat ini tim tabur terus memantau keberadaan para buronan,” katanya. | Husaini Dani

Rubrik

Komentar

Loading...