Buron Kasus KDRT Tewas Tertembak di Aceh Timur

Buron Kasus KDRT Tewas Tertembak di Aceh Timur

BERITAKINI.CO, Idi | Seorang buronan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan pencabulan anak di bawah umur, Aris Munandar (27), tewas tertembak dalam operasi penangkapan, Selasa dini hari, 11 Februari 2020.

Aris dilaporkan melakukan perlawanan dan berusaha untuk melarikan diri saat disergap petugas, di Gampong Alue Kol, Kecamatan Rantau Seulamat, Aceh Timur.

Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh Kombes Rudi Ahmad Sudrajat mengatakan, selain tercatat dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus KDRT, Aris juga adalah buron kasus narkoba.

“Jadi yang bersangkutan adalah DPO Polres Aceh Timur terkait kasus narkoba. Di sisi lain, dia juga merupakan tersangka kasus KDRT atas laporan istrinya ke Polsek Idi Tunong,” kata Rudi, Rabu (12/2/2020).

Pada Senin malam, 10 Januari 2020, kata Rudi, korban KDRT yang merupakan istri Aris Munandar melaporkan keberadaan pelaku ke petugas Polsek Idi Tunong. Dari laporan itu, polisi pun bergerak untuk melakukan penangkapan.

"Istri tersangka sendiri yang melapor ke polisi kalau pelaku berada di rumah temannya di desa itu” kata Rudi Ahmad Sudrajat.

Aris ternyata tidak menyerah begitu saja. Menurut Rudi, pelaku mencoba untuk melarikan diri saat disergap.

“Ketika hendak ingin ditangkap tersangka kembali mencoba melarikan diri. Petugas pun melepaskan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan pelaku,” ungkap Rudi.

Tak ada pilihan, petugas kemudian melepaskan tembakan untuk melumpuhkan pelaku.

"Jadi tersangka ini sudah pernah lolos dari dari sergapan polisi. Karena itu polisi terpaksa mengambil tindakkan tegas terukur. Peluru pun mengenai bagian pinggang pelaku,” katanya.

Polisi sempat membawa tersangka ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

Rubrik

Komentar

Loading...