Bukan Sekolah Malah Nongkrong di Warung Kopi, Belasan Siswa SMA Diangkut Satpol PP WH Aceh Tenggara

Bukan Sekolah Malah Nongkrong di Warung Kopi, Belasan Siswa SMA Diangkut Satpol PP WH Aceh Tenggara

BERITAKINI.CO, Kutacane |  Belasan siswa Sekolah Menengah atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Aceh Tenggara ditangkap petugas Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) dan Whilayatul Hisbah (WH) saat lagi asik nongkrong di warung kopi saat jam belajar, Sabtu pagi (30/11/2019).

"Ada informasi kita terima dari masyarakat bahwa di seputaran stadion H Syahadat Kutacane ada sejumlah pelajar SMA lagi tak masuk sekolah. Menindaklanjuti laporan tersebut petugas bergerak cepat ke lokasi yang dimaksud,” kata Kasatpol PP WH Agara Rahmad Fadli.

Di lokasi ditemukan sedikitnya 15 pelajar yang sedang asik main handphone dan ada main game.

"Langsung kita giring ke kantor untuk diberikan pembinaan,” katanya.

Setelah itu, mereka diserahkan mereka kepada UPTD Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kutacane yang berkantor di Desa Mbarung, Kecamatan Babussalam.

“Sebab mereka semuakan pelajar SMA/SMK jadi bukan lagi menjadi kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tenggara dalam hal memberikan sanksi atau hukuman," jelas Fadli.

Terpisah Kasubag TU UPTD Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kutacane, Iswandi mengatakan, semua pelajar SMA dan SMK telah diserahkan kepada masing-masing sekolah.

“Jadi tindakan sanksi dan hukuman yang akan diberikan kepada mereka itu sepenuhnya tanggungjawab pihak sekolah," kata Iswandi.

Ditegaskannya, kepada semua pemilik warung kopi dan warnet diharapkan untuk tidak memberikan tempat kepada para siswa ketika masih menggunakan atribut atau pakaian sekolah, apalagi di saat jam belajar," tegasnya.

Rubrik

Komentar

Loading...