Bukan Guru, Pencabul Santri di Aceh Utara Rupanya Cuma Tukang Listrik di Pesantren

Bukan Guru, Pencabul Santri di Aceh Utara Rupanya Cuma Tukang Listrik di Pesantren

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Pimpinan Dayah JN, Teungku YA, di Aceh Utara meluruskan ihwal status MZ (26), warga Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, yang merupakan tersangka pencabul santri.

Menurutnya, MZ bukanlah guru di pesantren tersebut, melainkan hanya pekerja di bidang listrik.

"Saya selaku pimpinan Dayah menyampaikan klarifikasi bahwa tersangka adalah mantan santri. Tetapi dia masih tinggal di pesantren kami, MZ hanya bekerja sebagai petugas di bagian pemeliharaan listrik," katanya.

Baca: Kronologi Santri Dicabuli Guru Pesantren di Aceh Utara

“MZ juga bukan guru ngaji, tersangka tidak mengajar di dayah ini.”

Dia juga memohon maaf terkait kasus tersebut. “Kita semua merasa sangat terpukul dengan insiden ini," katanya.

Seperti diketahui, polisi telah menahan MZ (26), warga Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, atas kasus pencabulan.

Sejauh ini, korban yang tercatat adalah dua orang santri di salah satu pesantren di Kecamatan Dewantara, Aceh Utara tersebut.

MZ sendiri telah mengakui perbuatannya.

Rubrik

Komentar

Loading...