Bu Guru Tertangkap Basah Masukkan Mantan Murid ke Rumah Malam Hari

Bu Guru Tertangkap Basah Masukkan Mantan Murid ke Rumah Malam Hari

BERITAKINI.CO | Polisi dan warga menggerebek rumah seorang ibu guru berinisial TA (36) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (17/10/2018) sekitar pukul 22.00 WIB.

Sang guru tertangkap basah memasukkan pemuda yang tak lain adalah mantan siswanya ke dalam rumah pada malam hari. Akibat perbuatannya, sang guru dan murid kini harus berurusan dengan kepolisian.

Baca: Guru SMP Cantik ini Bikin Warganet Pengin Sekolah Lagi

Warga menggerebek rumah TA (36) di Perumahan Jepun Permai I, Tulungagung. Di dalam rumah itu, warga menemukan BS (21), mantan muridnya di sebuah SMK Swasta di Tulungagung.

Menurut seorang warga bernama Ahmad (49), sebenarnya warga sudah tahu kedatangan BS sejak sekitar pukul 19.00 WIB. "Sepeda motornya diparkir di depan rumah," tutur Ahmad.

Hingga pukul 22.00 WIB motor itu masih berada di depan rumah, sementara pintu rumah dalam keadaan tertutup. Warga kemudian berinisiatif menghubungi Ketua RT setempat, kemudian melapor ke Polsek Tulungagung.

Beramai-rama warga mendatangi rumah TA dan menanyakan keberadaan laki-laki di rumahnya. "Saat itu dia bilang sendirian di rumah. Padahal warga mendengar ada suara laki-laki," tambah Ahmad.

TA beralasan dia sedang menyalakan televisi. Suara laki-laki itu disebutnya berasal dari televisi yang menyala. Namun warga tidak percaya begitu saja dan memeriksa ke dalam rumah.

Saat itulah BS ditemukan di loteng lantai dua. Polisi yang datang kemudian menginterogasi BS. Pemuda ini mengaku hanya bertamu biasa. Polisi kemudian memeriksa telepon genggam miliknya. Di dalamnya ada komunikasi BS dengan TA.

Saat digerebek, TA mengaku tidak tahu keberadaan BS. Menurutnya, saat lampu rumah mati tiba-tiba BS melompat pagar.

BS ternyata mengajak TA berbuat mesum. BS malu isi telepon genggamnya dibaca polisi. Dia merebut handphone tersebut dari polisi.

"Sama polisinya dia kemudian diringkus supaya tidak melawan," tutur Ahmad.

Keduanya kemudian dibawa ke Mapolsek Tulungagung. Karena terkait perkara perzinahan, keduanya diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung.

Rubrik
Sumber
tribunnews.com

Komentar

Loading...