Bikin Konser Amal Tanpa Terapkan Prokes, Cafe New Soho Banda Aceh Disegel Petugas

Bikin Konser Amal Tanpa Terapkan Prokes, Cafe New Soho Banda Aceh Disegel Petugas

BERITAKIN.CO, Banda Aceh | Satpol PP WH Kota Banda Aceh bersama pihak kepolisian menutup sementara Cafe New Soho di Jalan Sri Ratu Safiatuddin, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Kamis (22/4/2021).

Penutupan cafe tersebut bermula dari viralnya video konser amal yang diselenggarakan diduga tanpa menerapkan protokol kesehatan.

“Jadi semalam ada acara live music di sini, tim juga sudah mengingatkan untuk tidak melanjutkan konser, namun seperti tidak dihiraukan, sehingga hari ini kita ambil penindakan,” kata Plt Satpol PP Banda Aceh Heru.

Bahkan pada akhir 2020 lalu, pemilik cafe juga sudah pernah dipanggil petugas untuk berkomitmen menjaga prokes.

“Namun nyatanya semalam di cafe ini dipenuhi dengan kerumunan,” katanya

Lanjutnya, selain melanggar aturan protokoler kesehatan, cafe tersebut juga telah melanggar Qanun Nomor 11 Tahun 2022 terkait Aqidah dan Syiar Islam.

“Semalam kerumunan itu terdiri dari lelaki dan perempuan yang belum muhrim, semestinya di bulan ramadan meningkatkan ibadah, bukan malah konser dan menari tidak jelas seperti itu,” katanya.

Heru melanjutkan cafe ini diketahui juga tidak memiliki izin, sehingga pihaknya menyarankan kepada pemilik cafe untuk melengkapi izin usahanya jika masih ingin berjualan.

“Kalau tidak juga dilengkapi ya berarti tidak bisa lagi beroperasi cafe ini,” katanya.

Adapun terkait dugaan pelanggaran prokes, kata Heru, penangannnya akan diserahkan kepada penyidik Polresta Banda Aceh.

Konser amal di Cafe New Soho yang dilaporkan tanpa izin dan tak menerapkan prokes

“Ia nanti prokes akan kita serahkan kepada pihak penyidik dari kepolisian,” katanya.

Kemudian Kapolres Banda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto ditemui di lokasi mengatakan pihaknya akan melakukan penindakan atas pelanggaran yang dilakukan oleh pihak Cafe New Soho.

Apalagi ada kegiatan yang mengakibatkan kerumunan massa.

“Tentunya kami akan panggil saksi, pemilik, penyelenggara untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Joko.

“Setelah melakukan pemeriksaan nantinya, kita akan lakukan lanjutan untuk sanksi semacam apa yang bisa diterapkan,” katanya

Dia menjelaskan terkait dengan perkara seperti ini pemilik cafe bisa dikenakan dengan UU Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Namun kita perlu proses dulu nanti, kita dalami dulu,” tutupnya.

Amatan BERITAKINI.CO, penyegelan dimulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. 

Kurang lebih sebanyak 12 karyawan diboyong ke kantor Satpol PP WH untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. 

Sedangkan untuk pemilik cafe tidak berada di lokasi saat penyegelan berlangsung.

Rubrik

Komentar

Loading...