Bertemu Mantan Elit GAM, DPRA: Kita Berharap Ada Tekanan ke Pemerintah Pusat

Bertemu Mantan Elit GAM, DPRA: Kita Berharap Ada Tekanan ke Pemerintah Pusat

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Ketua DPRA Muharuddin mengatakan sengaja mengundang para mantan elit GAM untuk meminta pandangan dan arahannya agar terbangun sinergi antara DPRA dengan tokoh-tokoh yang terlibat langsung dalam perundingan dan penyusunan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Baca: Polemik UUPA, Malik Mahmud: Jangan Sampai Aceh Minta Merdeka Lagi

Dia berharap para tokoh GAM tersebut bisa melakukan tekanan ke Pemerintah Pusat, misal dengan melakukan pertemuan dengan presiden untuk memberikan masukan.

"Inikan menyangkut dengan trust (kepercayaan) rakyat Aceh," kata Muharuddin saat ditemui BERITAKINI.CO, Selasa (17/10/2017).

Menurut Muhar, jika dibiarkan pasal demi pasal UUPA dicabut tanpa konsultasi dengan DPRA, ini akan berdampak pada kepercayaan rakyat terhadap pemerintah pusat.

"Ini tidak sepenuhnya soal substansi dari pasa yang dicabut, tapi mekanisme pencabutannya yang kita persoalkan," katanya.

Dia berharap, UUPA yang sudah ada hendaknya tidak diutak-atik dulu.

"Biarlah yang sudah ada ini berjalan dulu dengan baik, sehingga kalaupun nanti kita revisi, kita duduk bersama lebih dulu. Tidak serta merta dicopot seperti di saat ini," katanya.(*)

Komentar

Loading...