Berkas TPPO Fauziah Dilimpahkan ke Kejari Lhokseumawe

Berkas TPPO Fauziah Dilimpahkan ke Kejari Lhokseumawe

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kota Lhokseumawe telah melimpahkan berkas perkara Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau Human Trafficking, dengan korbannya dua wanita berinisial NW (24) dan DY (20).

Sementara tersangka yakni Fauziah alias Rena (29) warga Gampong Uteunkot, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe. Ia ditangkap Kamis (6/9/2018) lalu.

Baca: Polres Lhokseumawe Bongkar Perdagangan Manusia Lintas Negara, Satu Tersangka Diamankan

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe Iptu Riski Andrian mengatakan, pelimpahan tersangka tersebut dilakukan menyusul berkas-berkas kasusnya telah lengkap, dinyatakan P21.

"Kemarin sore berkas dan tersangka berikut semua barang bukti sudah kita limpah ke Kejaksaan sekitar pukul 14.00 WIB ," kata Iptu Riski, pada BERITAKINI.CO, Kamis (22/11/2018).

Kata dia, tersangka dijerat Pasal 2 ayat 1 dan 2 juncto Pasal 4 Undang-Undang RI No 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

"Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," tambah Iptu Rezki.

Dalam perkara ini, kata Kasat, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi termasuk calo yang membuat pasport untuk korban.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya baru menetapkan satu tersangka dalam kasus perdagangan manusia tersebut.

"Kasus ini terputus, karena para pelaku pintar dalam melancarkan aksinya sehingga pelaku utamanya susah dilacak," kata Iptu Riski.

Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus itu dan memburu salah satu pelaku lainnya berinisial DD.

"DD merupakan salah satu pelaku yang membawa korban dari Batam ke Malaysia untuk diserahkan kepada Koko. Dia belum berhasil kita amankan dan masih dicari," kata Kasat.

Sebelumnya, Sat Reskrim Polres Lhokseumawe mengungkap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) lintas negara. Dalam kasus itu, polisi menangkap satu orang tersangka yakni Fauziah (29).

Fauziah merupakan jaringan perdagangan manusia Aceh-Malaysia dan sudah melakukan aksinya sejak 10 bulan terakhir.

Pengungkapan kasus Human Trafficking ini bermula dari pengakuan dua orang korban berinisial NW (24) dan DY (20). | ZUBAIDAH

Rubrik

Komentar

Loading...