Belum Dibayar, Pemilik Pagari Lahan Lokasi Pembangunan Jalan Tol di Pidie

Belum Dibayar, Pemilik Pagari Lahan Lokasi Pembangunan Jalan Tol di Pidie

BERITAKINI.CO, Sigli | Beberapa pemilik tanah terdampak pembangunan jalal tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) malakukan protes karena lahan mereka tidak kunjung dibayar.

Protes dilakukan warga dengan membentangkan kayu di setiap sisi batas kapling tanah yang belum dibayar tersebut.

Camat Padang Tiji, Asriadi membenarkan ada beberapa warga di Gampong Suyo Paloh kembali mamagar tanah akibat belum ada pembayaran oleh pihak pengembang jalan tol Sibanceh.

"Pemagaran lahan dilakukan oleh dua orang pemilik lahan yang belum dibayar ganti rugi," kata Aswadi, kemarin.

Pihaknya juga telah menemui anggota DPRK Pidie untuk membahas lanjutan pengaduan tanah masyarakat yang belum selesai dilakukan ganti rugi.

Pertemuan dengan Komisi I DPRK Pidie juga dihadiri Asisten I Setdakap Pidie, Bidang Pemerintahan, Samsul Azhar.

"Minggu ini kami akan turun ke lapangan untuk mencari tahu mengenai luas lahan dan tanaman yang belum dibayar," kata

Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengetahui hasil pengukuran lahan terkena dampak pembangunan jalan tol.

"Sekarang sudah ditindaklanjuti ke pihak BPN," ujarnya.

Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...