Bebani APBA, Pengangkatan Pensus Jadi Materi Interpelasi DPRA

Bebani APBA, Pengangkatan Pensus Jadi Materi Interpelasi DPRA
Ilustrasi

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | DPRA mempertanyakan kebijakan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengangkat sejumlah orang sebagai tenaga penasehat khusus (pensus) yang ditempatkan pada SKPA-SKPA.

Pertanyaan ini bahkan menjadi salah satu materi interpelasi DPRA terhadap Nova Iriansyah.

Keputusan penggunaan hak interpelasi itu diambil lewat paripurna DPRA, Kamis malam, 9 September 2020.

Inisiator Hak Interpelasi DPRA, Irpannusir mengatakan, dewan menilai penganggatan pensus yang terlalu banyak tersebut tidak ideal sehingga hanya menyebabkan pemborosan anggaran.

Apalagi, Pemerintah Aceh sebetulnya telah memiliki sumber daya yang cukup banyak.

"Mulai dari sekretaris daerah, pejabat eselon II, III, IV, sampai staf baik PNS dan tenaga kontrak yang jumlahnya sangat banyak," kata Irpannusir.

Itulah sebabnya, DPRA memandang pengangkatan pensus tidak rasional dan sangat membebani postur anggaran APBA.

Rubrik

Komentar

Loading...