Bea Cukai Gagalkan Peredaran Tembakau Sintesis, Dua Orang Ditangkap di Banda Aceh

Bea Cukai Gagalkan Peredaran Tembakau Sintesis, Dua Orang Ditangkap di Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Bea Cukai Aceh mengungkap upaya penyeludupan narkotika golongan I berupa tembakau sintesis. Dua orang ditangkap.

Kepala Bidang Humas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh Isnu Irwantoro mengatakan, dua tersangka yang ditangkap tersebut masing-masing RF dan I.

Mereka adalah penerima barang haram yang dikirim dari Pulau Jawa tersebut.

Keduanya ditangkap di Lamlagang, Banda Raya, Kota Banda Aceh, kemarin.

“Mereka sudah diserahkan ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh,” kata Isnu, Sabtu (13/2/2021).

Isnu Irwantoro mengatakan terungkapnya penyelundupan tembakau sintetis tersebut berawal dari informasi Bea Cukai Kediri, Jawa Timur pada Selasa, 9 Februari 2021 yang menyebutkan ada satu paket kiriman barang ke Banda Aceh.

Paket kiriman diberitahukan berupa buku komik. Namun informasi lain menyebutkan dalam buku komik tersebut ada tembakau sintetis yang merupakan narkotika golongan I.

Atas informasi tersebut, kata Isnu Irwantoro, tim penindakan dan penyidikan Bea Cukai Banda Aceh dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh berkoordinasi dengan BNNP Aceh menindaklanjutinya.

Kemudian, tim bea cukai mendatangi kantor jasa pengiriman di kawasan Aceh Besar, guna mengidentifikasi barang yang dimaksud pada Jumat (12/2) pukul 14.00 WIB. Dari hasil identifikasi, menunjukkan bahwa barang tersebut berupa tembakau sintetis.

"Tim kemudian berkoordinasi dalam rangka mengawasi pengambilan kiriman. Sejam kemudian, pelaku RF dan I datang mengambil barang di kawasan Lamlagang, Banda Aceh. Saat mengambil barang, keduanya langsung diamankan," kata Isnu Irwantoro.

“Atas upaya penyelundupan tersebut, pelaku dijerat melanggar Pasal 111 Ayat (1) dan Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika."

Rubrik

Komentar

Loading...