Banyak Generasi Milenial Pemakai Ganja, BNN Sita 41,3 Ton Selama 2018

Banyak Generasi Milenial Pemakai Ganja, BNN Sita 41,3 Ton Selama 2018
BNN saat akan memusnahkan narkotika. Foto: Lamhot Aritonang/Detikcom

BERITAKINI.CO | Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut pemakai ganja di Indonesia hampir menyeluruh terutama generasi muda (milenial). Selama tahun 2018, BNN mencatat, ganja menjadi salah satu barang bukti narkotika paling banyak disita yaitu 41,3 ton.

Deputi Pemberantas BNN Irjen Arman Depari mengatakan, ganja sendiri sumbernya ada Indonesia khususnya di Aceh.

Banyaknya generasi milenial yang memakai ganja disebabkan barang tersebut produksinya masih banyak dan harganya pun murah.

"Karena itu tidak heran kalau ganja ini merupakan salah satu atau yang terbanyak ditemukan di Indonesia atau penggunanya pun banyak," kata Arman Depari saat Rapimnas BNN 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).

Menurut Arman, banyak pemakai ganja yang beranggapan bahwa ganja hanya sebagai obat rekreasi yang memiliki efek lebih rendah dibanding narkotika jenis lain.

Meski demikian, kata dia, BNN tetap menganggap ganja termasuk dalam salah satu golongan zat terlarang.

"Ganja jadi salah satu narkotika yang memang dilarang oleh UU kita," kata dia.

Sebelumnya, Kepala BNN Komjen Heru Winarko memaparkan hasil pengungkapan narkotika selama tahun 2018. BNN dan Polri telah mengungkap 40.553 kasus yang melibatkan 53.251 tersangka selama 2018.

Barang bukti yang disita antara lain adalah ganja sebanyak 41,3 ton; sabu 8,2 ton; dan ekstasi 1,55 juta butir.

"Berdasarkan temuan tersebut, ganja masih tetap menjadi salah satu jenis narkoba yang harus diperhatikan secara khusus karena pada tahun lalu BNN berhasil mengungkap 47 hektare lahan ganja di Indonesia," kata Heru Winarko saat membuka Rapimnas BNN, di lokasi yang sama.

Rubrik
Sumber
DETIK.COM
Pemprov Aceh

Komentar

Loading...