Banjir Bandang di Agara, 152 Jiwa Terpaksa Mengungsi

Banjir Bandang di Agara, 152 Jiwa Terpaksa Mengungsi

BERITAKINI.CO, Kutacane | Sebanyak 152 warga dari gampong Lawe Menderung, Kecamatan Badar dan Kayu Mentangur, Kecamatan Ketambe, terpaksa mengungsi setelah rumah mereka terdampak banjir bandang yang terjadi Senin malam.

Camat Ketambe, Riduan Syah, menyebutkan, sekitar 38 Kepala Keluarga (KK) atau 152 jiwa dari dua gampong itu sejak Senin malam terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman dan ke rumah kerabatnya.

Baca: Banjir Bandang Terjang Dua Gampong di Aceh Tenggara

“Di Gampong Kayu Mentangur lebih kurang ada 70 warga dari 18 KK yang mengungsi karena rumahnya terendam lumpur. Sisasnya dari Gampong Lawe Menderung,” kata Riduan.

Akibat banjir bandang itu, kata Riduan, kerugian warga di gampong Kayu Mentangur diperkirakan mencapai Rp 500 juta lebih.

“Tiga rumah hanyut di gampong Kayu Mentangur dan rusak berat,” kata dia.

Bantuan masa panik dari BPBD Agara, kata Ridua, sudah mulai disalurkan. “Saat ini Dinas Sosial Agara sudah mendirikan dapur umum," kata Riduan.

Terpisah, Geuchik Gampong Natam Baru Lawe Menderung, Rudi, mengatakan, banjir bandang menghanyutkan 2 unit rumah warga. Selain itu, 5 unit lainnya mengalami rusak berat, serta 15 unit rusak ringan.

“Ada 21 KK atau 82 jiwa rumahnya terendam lumpur banjir bandang. Ketinggian lumpur mencapai 50 cm hingga 1 meter. Sehingga mereka terpaksa mengungsi,” kata dia.

“Untuk tenda pengungsian sampai saat ini belum ada didirikan, demikian juga dapur umur dari Dinas Sosial belum juga ada."

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...