Bandel Tak Terapkan Prokes, Tiga SD Ditutup di Kota Banda Aceh

Bandel Tak Terapkan Prokes, Tiga SD Ditutup di Kota Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banda Aceh menjatuhkan sanksi kepada tiga sekolah dasar (SD) dengan menutup jalanya belajar tatap muka.

Tiga sekolah itu telah melanggar protokol kesehatan (prokes) saat proses belajar mengajar.

Kepala Disdik Kota Banda Aceh Saminan merincikan, tiga sekolah yang disanksi tersebut masing-masing, SD Muhammadiyah 2, Kecamatan Sukaramai; SD Negeri 14 Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareng; dan SD Negeri 46, Kecamatan Syiah Kuala.

Sebelumnya, kata Saminan, ada enam sekolah yang diberikan ganjaran, namun tiga sekolah lainnya dibebaskan sanksi karena telah mengakui kesalahan dan menerap kan prokes yang ketat.

"Ada enam semuanya, tiga lagi udah memperbaiki, lebihnya ini menganggap remeh, jadi kita tutup sajalah," katanya.

Lanjutnya SD 14 Pango dan SD Negeri 46 besok akan dibuka kembali, sebabnya, kepala sekolah dari dua SD tersebut sudah menghadap ke dinas dan berjanji memperbaiki semuanya.

"Dua sekolah itu besok sudah bisa belajar seperti biasa, tadi sudah berjumpa dengan saya di dinas, mereka mengakui kesalahannya dan besok akan diperbaiki semuanya," kata Saminan.

Sedangkan SD Muhammadiyah, kata Saminan, hingga sekarang belum menghadap ke Dinas Pendidikan, oleh sebab itu SD tersebut masih ditutup hingga besok.

"Besok SD Muhammadiyah masih kita tutup, belum menghadap kepala sekolahnya," katanya.

Sementara itu ditanya berapa berapa lama sanksi yang akan diberikan kepada sekolah yang membandel di Kota Banda Aceh, Saminan menjawab sampai mereka semua memperbaiki sekolahnya dengan menerapkan prokes yang ketat.

"Sesuai dengan arahan wali kota, kita sudah ingatkan, sebelumnya sudah uji coba juga selama satu minggu, kalau tetap membandel ya tidak akan dibuka sekolah itu," katanya. | Rio Syahrany

Rubrik

Komentar

Loading...