Bandar 36 Kg Sabu Ditembak Mati di Bener Meriah

Bandar 36 Kg Sabu Ditembak Mati di Bener Meriah

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Seorang buronan penyeludupan sabu, Ridwan Ilyas Jamil, meregang nyawa ditembus timah panas petugas.

Pria itu tewas ditembak petugas karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap, kemarin di Kabupaten Bener Meriah.

Kepala BNNP Aceh Faisal Abdul Naser mengatakan, sebelumnya, petugas mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan Ridwan di kabupaten itu.

Tim langsung melakukan pengejaran. "Saat hendak ditangkap, tersangka berusaha kabur dengan sepeda motor," kata Faisal, Selasa (1/10/2019).

Petugas, kata Faisal, melepaskan tembakan peringatan ke udara namun tak diindahkan tersangka. "Maka diambil tindakan tegas terukur dengan menembak tersangka," katanya.

"Tersangka meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit."

Faisal mengungkapkan, Ridwan merupakan buronan kasus penyeludupan 35 bungkus sabu seberat 36,4 kg yang digagalkan BNN di kawasan Pelabuhan Merak, Gerogol, Cilegon, 22 Mei 2019 lalu.

Saat itu, petugas menangkap sebuah truk berasal dari Kabanjahe, Sumatera Utara yang bermuatan sayur kol. Namun truk itu juga ternyata mengangkut 35 kg sabu.

Sopir truk Muazir berhasil ditangkap. Kepada petugas, dia mengaku mendapat barang haram itu dari Riski, warga Langsa. Riski pun berhasil ditangkap.

Dia kemudian mengaku mendapat barang haram itu dari Ridwan, yang saat itu langsung ditetapkan sebagai buronan.

Rubrik

Komentar

Loading...