Balasan Warga Demo Tuntut Janji Pemkab Aceh Singkil Serahkan Lahan 280 Hektar

Balasan Warga Demo Tuntut Janji Pemkab Aceh Singkil Serahkan Lahan 280 Hektar

BERITAKINI.CO, Singkil | Belasan warga eks transmigrasi menggelar aksi di kantor bupati Aceh Singkil, Senin (26/10/2020).

Aksi gabungan warga Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gunung Meriah; Desa Muara Pea, Kecamatan Kota Baharu; serta Desa Srikayu dan Pea Jambu, Kecamatan Singkohor, itu menuntut janji Pemerintah Aceh Singkil yang sebelumnya mengatakan akan memproses penyerahan sebagian tanah sengketa dengan PT Nafasindo kepada masyarakat eks-transmigrasi.

Lihat: Massa ‘Serbu’ Kantor Kantor Bupati Aceh Singkil, Ini Tuntutannya

"Hari ini kami turun meminta kepastian bupati Aceh Singkil menyangkut pelepasan lahan 280 hektar itu," kata Koordinator Aksi, Burhanuddin.

"Kalau memang ada tolong diberikan kepada kami, kalau memang tidak ada tolong juga diberikan kepada kami secara tersurat."

Persoalan ini, kata dia, sudah berlarut-larut di mana janji ke janji, namun tak berujung.

“Oleh karenanya kami menilai Bupati Aceh Singkil Dulmusrid membohongi masyakarat,” tegas Burhan.

Asisten I Junaidi yang datang menemui demonstran kembali mengatakan bahwa pemerintah akan menyerahkan lahan tersebut kepada masyarakat.

"Mekanismenya kita lihat nanti, apakah per desa 10 atau 20 hektar. Tentunya kepastian itu nanti setelah rekomendasi dari DPRK Aceh Singkil keluar," kata Junaidi.

“Persolan ini akan segera ditindaklanjuti tentunya akan kami sampaikan kepada pimpinan dan pihak DPRK agar cepat selesai."

Apa yang disampaikan asisten I tersebut tak sepenuhnya membuat para demonstran percaya. Terutama karena yang menyampaikan itu bukanlah bupati.

"Hari ini sudah kita lihat, asisten I saat memberikan tanggapan tidak sanggup untuk memberikan kepastian, karena sejatinya yang kita butuh bupati," kata mereka.

Rubrik

Komentar

Loading...