Baitul Mal Bener Meriah Bangun Rumah Wabup Aceh Tengah Pakai Dana Zakat

Baitul Mal Bener Meriah Bangun Rumah Wabup Aceh Tengah Pakai Dana Zakat

BERITAKINI.CO, Redelong | Sedikitnya sembilan rumah korban kebakaran di Pasar Simpang Tiga dan dua unit di Kampung Ujung Gele Kecamatan Bukit Bener Meriah, kini hampir selesai dibangun.

Pembangunan rumah tersebut dikerjakan Baitul Mal Bener Meriah bersumber dari dana zakat.

Dari sembilan rumah, satu di antaranya yakni rumah di Pasar Simpang Tiga, ternyata milik Firdaus, saat ini wakil bupati Aceh Tengah.

Praktis, kebijakan itu menuai protes bahkan kecaman.

Koordinator Jaringan Anti Korupsi Gayo (Jang-Ko) Maharadi menilai Pemkab Bener Meriah telah salah mengambil kebijakan.

Menurutnya, penerima bantuan Baitul Mal pada dasarnya sudah ditentukan, salah satunya adalah masyarakat miskin.

“Seharusnya Pemkab Bener Meriah dalam hal ini Bupati Sarkawi dapat memberikan bantuan rumah dari pos-pos tertentu dan tidak membebankan kepada Baitul Mal Bener Meriah,” ujarnya.

Di samping itu, kata dia, meski Pemkab Bener Meriah sebelumnya tidak memiliki anggaran, bisa saja dalam hal ini dapat melakukan perubahan anggaran melalui BPBD atau Dinas Sosial.

“Bantuan Rp 30 juta per rumah itu jelas-jelas tidak tepat sasaran karena sebagian di antaranya adalah masyarakat yang mampu, seperti wakil bupati Aceh Tengah,” kata Maharadi Gayo

Dikatakan, Pemkab Bener Meriah harus bertanggung jawab terhadap pemberian bantuan rumah tersebut, bukan diambil dari zakat masyarakat.

Sementara itu, Kepala Baitul Mal Bener Meriah, Pakamuddin mengatakan, pembangunan sembilan rumah korban kebakaran di Pasar Simpang Tiga dan dua unit di Kampung Ujung Gele merupakan hasil musyawarah bersama antara forkopimda dan forkopimda plus.

“Perlu digaris bawahi, ini adalah hasil musyawarah. Kami hanya menyediakan dananya saja,” kata Pakamuddin, Sabtu (3/10/2020).

Dikatakan, untuk penerima bantuan atas nama Firdaus, pihaknya baru mengetahui setelah proses pembangunan berjalan.

“Memang syarat penerima bantuan itu harus melampirkan surat keterangan miskin, tapi itu tidak mutlak. Dalam hal ini kami juga khilaf. Kami mengakui kesalahan, karena manusia itu tidak ada yang sempurna,” ujarnya.

Sementara itu, kata dia, pihaknya dalam tahun ini membangun rumah masyarakat miskin sebanyak 30 unit diwilayah Kabupaten Bener Meriah.

Jumlah tersebut termasuk rumah korban kebakaran Kampung Pasar Simpang Tiga dan Kampung Ujung Gele.

“Dalam satu unit itu anggarannya Rp 30 juta, itu bersumber dari zakat masyarakat. Intinya kami hanya menyediakan dana setelah persyaratannya lengkap,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus dalam pesan singkatnya mengakatan, dirinya tidak mengetahui jika anggaran pembangunan tersebut bersumber dari mana.

“Saya tidak tau bersumber dari mana dananya,” jawabnya singkat. 

Rubrik

Komentar

Loading...