Ayah Tiri Siram Bocah 10 Tahun Pakai Air Panas di Aceh Utara, Lalu Kabur

Ayah Tiri Siram Bocah 10 Tahun Pakai Air Panas di Aceh Utara, Lalu Kabur

BERITAKINI.CO, Lhoksukon | Ismail (32), seorang ayah tiri, melarikan diri setelah tindakan sadisnya terhadap NU, bocah perempuan berusia 10 tahun, terungkap.

Warga Dusun I, Desa Kota Panton Labu, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara itu, dilaporkan menyiram anak tirinya tersebut dengan air panas, sehingga NU mengalami luka cukup parah di bagian punggungnya.

Peristiwa itu terungkap setelah ayah kandung NU, Usman (39), mendapatkan informasi dari salah seorang warga Desa Kota Panton Labu, bahwa anaknya telah mengalami tindakan kekerasan tersebut pada 12 Februari 2020.

“Mendengar kejadian tersebut, ayah kandung korban mendatangi rumah tersebut. Tapi sesampainya di sana Ismail malah tak mengizinkan Usman bertemu anak kandungnya itu," kata Kapolres Aceh Utara melalui Kasat Reskrim AKP Adhitya Pratama, Jumat (14/2/2020).

Lanjut Adhitya, keesokan harinya ayah kandung korban dapat bertemu dengan dengan anaknya setelah NU di bawa ke rumah Amir, kepala dusun di desa tersebut.

"Setelah dilihat ternyata benar NU mengalami luka parah, kulitnya melepuh setelah disiram segelas air panas ke punggungnya, dari informasi NU saat itu sedang tiduran bersama adiknya  SY di ruang tengah," katanya.

Kasus itu pun telah dilaporkan ke polisi. Namun polisi belum mengetahui motif Ismail menyiram anak tirnya tirinya itu dengan air panas.

"Penyidik saat ini masih memeriksa sejumlah saksi termasuk ibu kandung korban Kamariah. Selain itu polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap Ismail," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...