Audit BPKP: Penetapan Pemenang Empat dari 15 Proyek Multi Years Terindikasi Tak Sesuai Prosedur

Audit BPKP: Penetapan Pemenang Empat dari 15 Proyek Multi Years Terindikasi Tak Sesuai Prosedur
Kepala BPKP Perwakilan Aceh Indra Khaira Jaya

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Auditor Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh menemukan indikasi tak sesuai prosedur pada proses lelang empat dari 15 paket multi years contract (MYC) 2020-2022.

Auditor pun telah merekomendasikan agar penetapan pemenang dibatalkan, dan proyek-proyek tersebut dilelang ulang.

Kepala BPKP Perwakilan Aceh Indra Khaira Jaya yang dikonfirmasi membenarkan temuan tersebut.

Lihat: Inspektorat Aceh-BPKP Audit Investigatif Dugaan Fraud Tender Proyek Multi Years

“Kita memang sudah menguji proses (lelang)nya. Apakah ada unsur pengendali satu tangan, atau kerjasama. Tapi tak cukup dari itu, ibaratnya jika pun ada kerjasama, tapi tidak ada efek buruknya, kan tidak bisa. Makanya kita telusuri lagi. Melakukan probity audit untuk melihat dari segi integritas, kebenaran, dan kejujuran dari tender tersebut,” katanya.

Alhasil, ditemukan lah unsur persaingan tidak sehat tersebut.

“Dari 15 paket itu memang ada yang kita beri warning, sekira lima atau empat paket, karena ada yang terindikasi resiko, di antaranya persaingan tidak sehat, sehingga perlu dilelang ulang,” katanya.

Editor
Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...