Aspirasinya Tak Digubris Nova, GAH Langsung Demo Kantor PUPR Aceh Minta Plt Kadis Mundur

Aspirasinya Tak Digubris Nova, GAH Langsung Demo Kantor PUPR Aceh Minta Plt Kadis Mundur

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Gerakan Aceh Hebat (GAH) kembali melancarkan aksi demonstrasi setelah aksi penyampaian aspirasi mereka pada, dianggap tak digubris Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Tapi kali ini, mereka tak lagi menyasar kantor gubernur Aceh, melainkan langsung menggelar demo di kantor Dinas PUPR Aceh, di Geuceu Kayee Jato, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, Jumat (19/2/2021).

Mereka menyampaikan kembali sejumlah tuntutan yang sebelumnya sudah disampaikan pada aksi di depan kantor gubernur Aceh pada Senin, 15 Februari 2021 yang lalu.

Lihat: Demo ke Kantor Gubernur Aceh, GAH Sorot Nama Mr M Lolos Seleksi Administrasi Pejabat Eselon II

Koordinator Aksi Rahmad Wahyudi mengatakan, pihaknya sudah meminta gubernur untuk mencopot Plt Kadis PUPR Mawardi, namun hingga hari ini belum ada tindaklanjut apapun.

"Pak Plt Kadis ini tidak becus mengawal pembangunan di Aceh, beliau lebih banyak mementingkan diri sendiri, namun gubernur tidak menindaklanjuti tuntutan kami, oleh karenanya kami datang ke sini untuk meminta beliau turun dari jabatannya," ujar Rahmad dalam orasinya.

Menurutnya, Mawardi yang juga Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh itu selama ini telah menghianati rakyat dengan membiarkan pembangunan yang tidak jelas bahkan tidak sesuai dengan spesifikasi.

"Ini yang menjadi alasan kami tidak percaya sama pak Plt Kadis PUPR Aceh," ujarnya.

Bahkan, kata dia, banyak ditemukan di lapangan  proyek yang terbengkalai, khususnya jembatan.

"Dengan banyaknya proyek yang terbengkalai, ini menandakan perhatian PUPR sangat kurang, bahkan pengawasannya tidak ada, ini kan bentuk dari salah satu penghianatan," ujarnya.

Setelah berorasi beberapa saat, massa GAH akhirnya diterima Sekretaris Dinas PUPR Aceh Iqbal Barata untuk beraudiensi.

Iqbal mengatakan, Plt Kadis PUPR Mawardi tidak bisa menjumpai peserta aksi dikarenakan sedang berada di luar kota.

"Kita minta maaf, namun aspirasi kawan-kawan sudah kami rekam dan terima, sepulang Pak Mawardi dari luar kota akan disampaikan, dan untuk hal-hal yang tidak bisa kami sampaikan kepada kadis, akan kita sampaikan nanti ke Pak Gubernur selaku pimpinan Aceh," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...