Aptera, Kendaraan Listrik yang Nggak Butuh-butuh Amat Stasiun Pengisian

Aptera, Kendaraan Listrik yang Nggak Butuh-butuh Amat Stasiun Pengisian
Mobil listrik Aptera Foto: Pool (Internet/ Caranddrive / Torquenews)

BERITAKINI.CO | Kendaraan listrik diharapkan bisa mengurangi emisi karbon dari mesin bensin. Tapi gagasan nol emisi belum bisa terwujud sepenuhnya, saat energi listrik masih bersumber dari batu bara. Bagaimana dengan kendaraan listrik Aptera ini?

Aptera, kendaraan listrik dua penumpang dengan tiga roda ini nampaknya tidak butuh-butuh amat stasiun pengisian baterai listrik. Ya, jarak tempuhnya hampir tiga kali lipat dari Tesla Model 3 range, dan dilengkapi solar panel untuk 'memanen' cahaya matahari.

Kendaraan listrik ini punya desain seperti pesawat tanpa sayap. Dikutip dari situs Aptera, Sabtu (9/1/2020), ini beralasan untuk membuat nilai koefisien hambatannya menjadi kecil. Jarak tempuh dari kendaraan bisa lebih jauh.

Untuk varian dengan bekal baterai berkapasitas 100 kWH misalnya, Aptera diklaim bisa mencapai 1.600 km sekali ngecas. Tapi nampaknya tak perlu ke stasiun pengisian ulang, sebab Aptera dibekali kemampuan untuk mengisi energinya sendiri.

Pabrikan menambatkan 180 panel surya kecil di kap mesin, atap, dan ekor Aptera untuk menempuh jarak sejauh 40 mil (65 km) sehari dari panel surya saja -- dengan asumsi cuaca tidak mendung serta matahari bersinar begitu terang--.

Dikutip Caranddriver, Aptera juga memiliki performa yang memukau. Kendaraan roda tiga ini bisa berlari dari titik nol hingga 100 km/jam dalam waktu 5,5 detik, sedangkan untuk all-wheel-drive cuma 3,5 detik.

Selain itu, Aptera juga bisa diisi ulang menggunakan listrik. Jika menggunakan DC Fast Charging, disebut mendapat jarak 800 km per jam.

Andai tak ada aral melintang kendaraan ini akan dirilis ke konsumen pada 2021, model pertama yang keluar akan disebut Paradigm dan Paradigm +, akan dijual dengan harga mulai dari $ 25.900 hingga lebih dari $ 46.000 (tergantung opsi baterai).

Rubrik
Sumber
Detik.com

Komentar

Loading...