Apes, Pria Ini Ditangkap Polisi saat Asik Hitung Uang Judi Togel

Apes, Pria Ini Ditangkap Polisi saat Asik Hitung Uang Judi Togel
Tersangka BK saat diamankan di Mapolres Pidie.(Foto: tribratanewspolrespidie.com)

BERITAKINI.CO, PIDIE | Sedang asik menghitung uang hasil judi toto gelap (Togel), seorang warga Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, digulung oleh petugas Unit IV Tipidter Polres Pidie.

Pria berinisial BK (46) tahun ini, ditangkap oleh petugas di warung kopi Lestari, yang berlokasi di jalan Kota Bakti – Keumala, Gampong Keude, Kecamatan Sakti, pada Kamis (2/8/2018) sekira pukul 16.00 Wib.

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Mahliadi, ST, MM mengatakan, BK merupakan residivis kambuhan dalam kasus tindak pidana perjudian jenis Togel.

Penangkapan pelaku, kata dia, dilakukan berdasarkan laporan masyarakat kepada Polisi yang resah dengan ulah pelaku yang sering melakukan praktek perjudian Togel di Warkop Lestari.

Dari laporan tersebut, tim yang dipimpin oleh AKP Mahliadi, ST, MM menuju ke lokasi untuk membuktikan informasi tersebut. Saat tim tiba di lokasi, langsung mendekati pelaku dan menggeledahnya.

“Saat tim tiba di lokasi, BK sedang duduk mengumpulkan uang setoran togel dari pelanggannnya,” ujar Kasat, seperti dilansir tribratanewspolrespidie.com.

Dari tangan BK, Polisi berhasil mengamankan 4 lembar uang pecahan Rp.100.000, 3 lembar uang pecahan Rp. 50.000, 2 lembar uang pecahan Rp. 10.000, 2 lembar uang pecahan Rp. 5.000, 4 lembar uang pecahan Rp. 2.000 dan 1 unit Hand Phone yang digunakan untuk menjalankan bisnisnya.

“Modus operandi yang dilakukan oleh BK adalah menjual Togel kepada masyarakat. BK sendiri merupakan agen Togel yang sering beroperasi di warkop Lestari,” kata Kasat.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannnya, BK beserta barang bukti diamankan di Mapolres Pidie guna penyelidikan lebih lanjut.

“BK akan dijerat dengan pasal 1 Butir 22 Jo Pasal 18 Qanun Provinsi Aceh dengan nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat,” kata AKP Mahliadi.

Rubrik

Komentar

Loading...