Anggota Komisi I DPRA Apresiasi Langkah Panwaslih Panggil Abusyik dan Kajati

Anggota Komisi I DPRA Apresiasi Langkah Panwaslih Panggil Abusyik dan Kajati

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Anggota Komisi I DPRA Abdullah Saleh mengapresiasi langkah Panwaslih Aceh memanggil Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) dan Kajati Aceh Irdam untuk diklarifikasi atas kehadiran mereka di peresmian Sekretariat Bersama (Sekber) Pemenangan Caleg DPR RI dari Partai NasDem dan Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf.

Abdullah Saleh mengatakan, langkah ini penting untuk memastikan setiap pejabat negara dan aparatur pemerintah benar-benar netral dalam perhelatan politik.

“Sebenarnya para pejabat negara harus memiliki izin dari atasan untuk menghadiri acara-acara bertema politik. Kalau kajati itu lazimnya ada izin dan kajagung. Begitu juga kepala daerah, harus ada izin,” kata Abdullah Saleh, Kamis (31/1/2019).

Namun, kata Abdullah Saleh, meski telah mengantongi izin, kehadiran mereka juga tidak lagi dalam kapasitas pejabat negara. “Tapi bagaimanapun akan sulit memisahkan antara kahadirannya sebagai pribadi dengan jabatan,” katanya.

“Apalagi dalam acara itu juga disebut-sebut ada penghormatan atau apresiasi kepada bupati Pidie dan kajati. Kan disebut-sebut juga. Makanya di situ sulit untuk dipisahkan antara pribadi dan jabatan.”

Itulah sebabnya, kata Abdullah Saleh, dirinya mengaprisesiasi langkah yang dilakukan Panwaslih Aceh untuk mengklarifikasi kehadirian pejabat negara tersebut.

“Ini penting, agar netralitas para pejabat negara bisa terjaga, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena aturan sudah mengatur agar ASN itu netral.”

Baca: Hadir di Peresmian Sekber Pemenangan Caleg Partai NasDem, Abusyik dan Kajati Aceh Dipanggil Panwaslih

Seperti diketahui, Panwaslih Aceh melayangkan panggilan kepada Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) dan Kajati Aceh Irdham untuk diklarifikasi atas kehadiran mereka di peresmian Sekretariat Bersama (Sekber) Pemenangan Caleg DPR RI dari Partai NasDem dan Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf yang berada di kawasan Pango, Banda Aceh, Kamis pekan lalu.

Keduanya dipanggil, Rabu (30/1/2019). Namun hanya Abusyik yang memenuhi panggilan. Sementara Kajati Aceh Irdam dilaporkan berhalangan hadir dan akan dijadwal ulang.

Komisioner Panwaslih Aceh Fahrul Rizha yang dikonfirmasi mengatakan, pemanggilan tersebut untuk memverifikasi hadirnya kepala daerah dan unsur forkopimda Aceh dalam peresmian tersebut.

“Ini bagian dari upaya preventif kita. Kepada Abusyik kita sudah tanya, apakah saat hadir itu ada memberikan pengarahan? Beliau sampaikan, tidak ada. Hanya hadir berdasarkan undangan,” kata Fahrul Rizha.

Selain itu, kata Fahrul, pihaknya juga memanggil panitia penyelanggara peresmian tersebut masing-masing, Taf Haikal dan Muhammad Mta.

“Keduanya mengatakan memang mengundang kepala daerah dan seluruh forkopimda dalam agenda peresmian itu, bersifat undangan tersebut dan silaturahmi,” kata Fahrul.

Rubrik
Pemprov Aceh

Komentar

Loading...