Anggota DPRA yang Diduga Kena ‘Siram’ Pundi-pundi Tak Bisa Dihubungi Jelang Paripurna Hak Angket

Anggota DPRA yang Diduga Kena ‘Siram’ Pundi-pundi Tak Bisa Dihubungi Jelang Paripurna Hak Angket
Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Sejumlah anggota DPRA mendadak tak bisa dihubungi menjelang siang, Selasa (27/10/2020).

Mereka pun tak hadir dalam paripurna DPRA dengan agenda usulan penggunaan hak angket terhadap Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin pun mengatakan kaget atas absennya sejumlah anggota DPRA tersebut.

“Kita juga terkejut atas ketidakhadiran anggota DPRA di luar Fraksi Partai Demokrat, sebab hingga pagi tadi ketika dikonfirmasi mereka akan hadir dalam rapat paripurna hari ini. Kita tidak tahu apa yang melanda, sehingga mereka tidak hadir dalam rapat paripurna hari ini, sehingga ada anggota DPRA yang menduga mereka batal hadir karena sudah mendapat siraman,” kata Dahlan Jamaluddin saat ditanyai wartawan usai paripurna tadi.

Sebelumnya, dalam rapat paripurna, anggota DPRA Irpannusir sempat mengungkapkan bahwa sejumlah anggota DPRA yang tak hadir tersebut diduga telah “disiram” dengan pundi-pundi.

Dikonfirmasi ulang, Irpannusir menjelaskan bahwa hingga Senin malam, sejumlah anggota DPRA tersebut sudah sepakat hadir.

Mereka adalah para anggota DPRA di luar Fraksi Demokrat. Seperti diketahui, selain Demokrat, terdapat dua fraksi yang juga bukan anggota Koalisi Aceh Bermartabat, yakni Fraksi PPP dan PKB-PDA.

“Sebelumnya ada beberapa anggota DPRA di luar Fraksi  Demokrat sepakat dengan apa yang sedang diperjuangkan oleh 56 inisiator hak angket, bahkan mereka sudah merasa senasib sepenanggungan dengan kita, dan hingga tadi malam kita sudah mendapat informasi bahwa mereka hadir dalam rapat paripurna,” katanya.

“Namun sayangnya, pagi tadi para anggota DPRA sudah mulai masuk angin, ada yang saat dihubungi handphone sudah tidak aktif, keberadaan mereka  juga kita sudah tidak tahu di mana, berdasar informasi dari 56 para inisiator hak angket, teman-teman di luar Fraksi Demokrat tersebut sudah disiram, yang menyiram tentu saja pihak-pihak yang tidak menyetujui dilakukan hak angket, ini yang sangat kita sayangkan, mereka  tega menggadaikan harga dirinya dengan mengorbankan  lembaga DPRA yang sangat besar ini.”

Menurut Irpannusir, jika hanya anggota Fraksi Demokrat yang tidak hadir dalam paripurna hak angket, itu dinilai wajar. Sebab, ketua DPD Demokrat Aceh adalah Nova Iriansyah yang juga Plt gubernur.

Lihat: Sejumlah Anggota DPRA Diduga 'Disiram' Pundi-pundi Hingga Tak Hadir di Paripurna Hak Angket

“Tapi kalau anggota DPRA dari fraksi-fraksi lainnya, seperti Fraksi PPP, Fraksi PKB-PDA sebenarnya kan tidak masalah untuk hadir agar mencukupi kuorum, seharusnya mereka mementingkan dan mengutamakan kepentingan lembaga DPRA, sebab yang kita perjuangkan bukanlah kepentingan pribadi atau kepentingan para inisiator hak angket, yang kita perjuangkan adalah hak rakyat Aceh yang diamanahkan pada kita di DPRA,” katanya.

Dewan, kata dia, perlu mengawasi eksekutif sehingga tidak seenaknya menggunakan uang rakyat.

“Di sini lah fungsi DPRA untuk mengawasi eksekutif agar tidak semena-mena,” kata politisi PAN tersebut.

Rubrik

Komentar

Loading...