Anggaran Masih Belum Jelas, KIP Aceh: Tahapan Pilkada Bisa Dihentikan!

Anggaran Masih Belum Jelas, KIP Aceh: Tahapan Pilkada Bisa Dihentikan!

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Ketua KIP Aceh Samsul Bahri mengakui hingga kini ketersediaan anggaran menjadi kendala utama jalannya tahapan Pilkada Aceh Serentak 2022.

Tanpa anggaran, tahapan yang sudah ditetapkan jauh-jauh hari itu pun, bisa dihentikan.

Samsul menjelaskan bahwa hingga saat ini, belum terlihat tanda-tanda dari Pemerintah Aceh untuk melakukan penandatangan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) dengan KIP Aceh.

"Kita masih menunggu apakah ada atau tidak anggaran itu hingga waktu penandatanganan NPHD pada April 2021 mendatang. Karena pada April tahapan sudah berjalan," katanya, Kamis (4/3/2021).

Lanjutnya, jika pada April nanti tidak juga ada anggaran untuk membiayai tahapan, maka tahapan Pilkada di Aceh dengan terpaksa harus dihentikan.

“Penyebabnya tidak ada yang bisa bekerja tanpa adanya anggaran. Jika ada jalan, jika tidak maka tahapan Pilkada 2022 harus terhenti, kita sudah lakukan kewajiban sesuai UUPA menyusun tahapan, sekarang kita tunggu kewajiban pemerintah untuk mengalokasikan anggaran," katanya.

Untuk diketahui, Pemerintah Aceh dan DPRA sebetulnya telah mengalokasikan anggaran ratusan miliar yang semangatnya untuk membiayai tahapan Pilkada Aceh.

Namun anggaran tersebut tercatat pada nomenklatur Pos Belanja Tak Terduga, bukan dengan nomenklatur belanja hibah pilkada.

Karena persoalan teknis ini pula di antaranya yang membuat nasib Pilkada Aceh masih terkatung-katung.

Di samping persoalan regulasi yang juga belum sepenuhnya selesai.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...