Aliansi Mahasiswa Aceh Demo DPRA, Tuntut Dewan 'Periksa' Nova Iriansyah

Aliansi Mahasiswa Aceh Demo DPRA, Tuntut Dewan 'Periksa' Nova Iriansyah
Mahasiswa di gedung utama DPRA

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Seratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Aceh melancarkan aksi demonstrasi ke gedung DPRA, Selasa (8/9/2020).

Mereka menuntut DPRA tak hanya "tidur". Sebaliknya, bisa mengoptimalkan fungsi serta wewenangnya mengawasi kebijakan Pemerintah Aceh, terutama yang menyangkut dengan penanganan Covid-19.

Mahasiswa di antaranya menilai Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah selama ini tak becus menangani pendemi Covid-19 di Aceh.

Pemerintah Aceh masih saja menebar program-program tak prioritas yang mengandung pemborosan keuangan daerah di tengah situasi pandemi.

Sementara hal-hal prioritas seperti merealisasikan anggaran bantuan pendidikan dan pemenuhan fasilitas penunjuang jalannya pendidikan di tengah pandemi Covid-19, tidak dilakukan.

Begitu juga dengan pemerataan fasilitas kesehatan seperti tenaga medis, alat kesehatan, tempat isolasi di setiap kabupaten/kota untuk penanggulangan Covid-19, belum juga maksimal.

Di sisi lain, transparansi penggunaan anggaran Covid-19 juga tak jelas.

"Kami menuntut supaya realisasi anggaran penanganan Covid-19 dipublikasikan secara transparan pada sektor yang telah dianggarkan," kata salah seorang orator di hadapan sejumlah anggota DPRA yang turun menemui massa.

Mereka juga meminta DPRA segera menghadirkan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam waktu 2 x 24 jam dan melibatkan mereka saat berlangsung sidang evaluasi kinerja Pemerintah Aceh.

Amatan BERITAKINI.CO, aksi mahasiswa yang awalnya berlangsung di halaman gedung DPRA, berlanjut ke dalam ruang utama DPRA yang biasanya digunakan untuk rapat paripurna.

Massa mahasiswa memenuhi ruangan itu untuk menyampaikan sejumlah tuntutannya tersebut. Saat ini, mereka masih menunggu para wakil rakyat selesai menunaikan salat zuhur.

Rubrik

Komentar

Loading...