Abusyik Sorot Perjalan Dinas Luar Daerah, Camat: Pejabat SKPK Sebulan Dua Kali, Kenapa Tidak Dipersoalkan

Abusyik Sorot Perjalan Dinas Luar Daerah, Camat: Pejabat SKPK Sebulan Dua Kali, Kenapa Tidak Dipersoalkan

BERITAKINI.CO, Sigli | Camat Grong-grong Bakri merasa risih terhadap sejumlah tanggapan yang menyudutkan camat dan geuchiek di Kabupaten Pidie.

Dia mengatakan tidak fair jika hanya para camat dan gechiek saja yang mendapat sorotan hanya lantaran melakukan perjalanan keluar daerah setahun sekali.

Padahal kegiatan camat dan geuchik tersebut tidak melanggar aturan yang ada dan malah dibolehkan sesuai undang-undang.

"Mengapa kalau geuciek dan camat bergerak belajar setahun sekali, banyak yang lapor sana sini, komen ini, komen itu. Padahal aturan jelas dan dibolehkan," kata Bakri kepada BERITAKINI.CO, Jumat (8/11/2019).

Bakri menambahkan, jika masalah penggunaan uang negara untuk perjalanan, harusnya perjalanan dinas para pejabat di atasnya juga disorot dan bahkan mereka (pejabat kabupaten) melakukan studi keluar daerah hingga dua kali dalam satu bulan.

"Mengapa saat pejabat lain yang kadang sebulan dua kali melakukan perjalanan tidak ada laporan macam-macam, kan pakai uang negara juga," catusnya.

Atas dasar itu, ia menduga dasar pelaporan kepada Bupati Pidie Roni Ahmad hingga yang bersangkutan marah beberapa waktu lalu di Aula Bappeda Pidie terkait perjalanan dinas camat dan geuchiek tersebut, karena dasar persaingan bisnis belaka.

Baca: Abusyik Ungkap Ada Camat Cari Untung dari Dana Desa

"Apa mungkin karena persaingan bisnis antara orang-orang pelapor, sehingga mereka marah besar kepada camat dan geuchiek," ujarnya.

Rubrik

Komentar

Loading...