Abaikan Regulasi dan Perintah Menteri, Banyak Desa di Aceh Tenggara Tak Pasang Baliho ADD

Abaikan Regulasi dan Perintah Menteri, Banyak Desa di Aceh Tenggara Tak Pasang Baliho ADD
Ilustrasi

BERITAKINI.CO, Kutacane | Banyak desa di Aceh Tenggara tak menjalankan kewajibannya untuk memasang baliho Alokasi Dana Desa (ADD). Padahal, informasi ini penting dan telah diwajibkan Menteri Desa.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kute (DPMK) Kabupaten Aceh Tenggara juga tak mengetahui berapa desa/gampong yang sudah memasang baliho tahun anggaran 2018.

"Sampai saat ini belum juga ada camat yang melaporkan ke DPMK Agara," kata PjKepala DPMK Jamrin ditemui BERITAKINI, Selasa (6/11/2018).

Padahal, kata Jarmin, dalam setiap kesempatan, pihaknya selalu mengingatkan pihak kecamatan untuk terus mensosialisasikan pentingnya kepala desa/geuchik memasang baliho ADD. “Sebab hal itu sudah diwajibkan Menteri Desa,"ujarnya.

“Bahkan hal itu sesuai dengan Permendes Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Data dan Informasi Desa serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.”

Tapi kenyataanya masih banyak geuchik yang belum juga memasang baliho desanya.

"Perlu diingat baliho desa itu berfungsi sebagai bentuk penyampaian informasi dan publikasi sekaligus transparansi penggunaan anggaran desa. Sehingga masyarakat dapat melihat penggunaan dana desanya,” ungkap Jamrin.

Secara terpisah, Camat Babussalam Rahmad Fadly yang dihubungi BERITAKINI, Selasa (6/11/2018), juga mengaku sudah mengingatkan para kepala desa untuk memasang baliho ADD tersebut. Bahkan dua bulan lalu, katanya, 27 desa se-Kecamatan Babussalam telah disurati. | JUPRI

Rubrik

Komentar

Loading...