99 Etnis Rohingya di Aceh Utara Diduga Diseludupkan, Empat Orang Ditangkap

99 Etnis Rohingya di Aceh Utara Diduga Diseludupkan, Empat Orang Ditangkap

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Ditreskrimum Polda Aceh telah mengamankan empat pelaku diduga melakukan penyelundupan manusia etnis Rohingya dengan menjemput di tengah laut Seuneudon, Aceh Utara, menggunakan kapal penangkap ikan pada Sabtu, 22 Juni 2020 lalu.

Total ada sebanyak 99 orang etnis Rohingya yang diduga diseludupkan dari pinggir pantai Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara.

Dirreskrimum Polda Aceh Kombes Sony Sonjaya dalam konferensi pers menjelaskan, keempat pelaku yang diamankan itu masing-masing berinisial FA (47), AS (37), R (32) dan SB (42).

Lihat: Kapal Nelayan Aceh Ditemukan Angkut WNA Rohingya di Perairan Aceh Utara

Sedangkan dua pelaku lagi yang diduga terlibat dalam kasus itu sudah lari dan masuk daftar DPO, masing-masing berinisial AJ dan AR.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya dua HP, GPS MAP-585, kapal penangkapan ikan nomor KM Nelayan 2017-811 (10 GT).

"Perkara tindak pidana penyelundupan manusia ini melanggar Pasal 120 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian," katanya.

"Dengan Undang-undang Keimigrasian ini, pelaku dapat dipidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar.

Sony mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari iniformasi penyelamatan 99 imigran Rohingya di pantai Seunodon, Aceh Utara pada 25 Juni 2020.

Dalam laporan itu, kapal yang ditumpangi para pengungsi tersebut diinformasikan rusak di tengah laut.

Lantas ada kapal nelayan yang kemudian melakukan penyelamatan dan selanjutnya dibawa ke pesisir pantai Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu.

"Namun kita juga dapat informasi lain soal ada upaya penyeludupan etnis Rohingya. Tim langsung melakukan penyelidikan dan ditemukan adanya perbuatan tindak pidana," katanya.

Hasil penyelidikan, lanjut Sony, diketahui AJ dan AR (DPO) menawarkan pekerjaan kepada tersangka FA untuk menjemput warga Rohingya di tengah laut, namun saat itu tidak terjadi kesepakatan.

Lihat: Soal Pengungsi Rohingya di Aceh, RI Selidiki Dugaan Penyelundupan Manusia

"AJ dan AR kembali melakukan pertemuan dengan FA. Di sana juga dihadiri AS dan SD. Mereka sepakat untuk menjemput 36 warga Rohingya di tengah laut," kata Sony.

Untuk menjemput imigran Rohingya tersebut, FA menyewa kapal motor dan bergerak ke tengah laut untuk mengangkut imigran Rohingya tersebut masuk ke Indonesia.

"AR yang saat ini DPO juga memberikan titik koordinat kapal berisi etnis Rohingya di tengah laut, saat dijemput ada 99 warga Imigran," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...