9 Alasan Mengapa Payudara Terasa Nyeri

9 Alasan Mengapa Payudara Terasa Nyeri
Ilustrasi

BERITAKINI.CO, Jakarta | Memiliki tubuh ideal dengan payudara yang indah memang impian setiap wanita. Namun, memiliki ‘bagian tubuh tambahan’ pada wanita artinya semakin banyak pula penyakit yang rentan diderita. Tidak sedikit wanita yang kerap mengeluhkan nyeri atau sakit di bagian payudara.

Meski penyebabnya bisa jadi merupakan hal serius, ada banyak faktor lainnya yang dapat menyebabkan payudara dan puting terasa sakit. Berikut beberapa kemungkinan penyebab sakitnya payudara dan puting pada wanita.

1. Alergi body lotion
Hampir semua losion tubuh menjanjikan kulit halus dan lembap. Namun, beberapa darinya malah menimbulkan efek yang berbeda, yakni kulit merah, kering, terasa sakit, bahkan menyebabkan infeksi. Ahli kesehatan Dr Diana Ramos menyebutkan bahwa beberapa bahan kimia dalam produk kosmetik dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit, terutama jika digunakan di bagian payudara. Alergi tersebut dapat mengakibatkan kulit bengkak dan sakit. Selain losion, baik tabir surya, detergen, dan produk rambut yang terkena payudara juga bisa menimbulkan alergi kulit. “Jika baru-baru ini Anda menggunakan produk baru, bisa jadi itu merupakan penyebabnya,” jelas Ramos.

 2. Hamil
Ramos menjelaskan, payudara yang bengkak, nyeri, dan keluar cairan kekuning-kuningan dari puting merupakan pertanda awal kehamilan. Pada tahap pertama kehamilan, payudara akan membesar dan menjadi berat. Seiring dengan meningkatnya hormon estrogen pada tubuh, maka kelenjar susu akan membesar dan menyebabkan payudara lebih sensitif dan terasa nyeri.

3. Salah memilih bra
Menurut survey yang dilakukan oleh Women’s Wear Daily, 64 persen dari 10.000 wanita memakai bra dengan ukuran yang tidak sesuai dengan payudara mereka. Tidak hanya terlihat buruk, salah bra dapat menyebabkan masalah kesehatan. Bahan kasar dan kawat yang tidak sesuai adalah penyebab umum pada payudara nyeri. Ramos menyarankan untuk membeli bra yang sesuai dengan kualitas bagus agar terasa nyaman dan cocok ketika dipakai. Menurutnya, lebih baik menghabiskan uang sedikit lebih banyak daripada harus mengorbankan kesehatan.

4. Terlalu banyak berolahraga
Olahraga merupakan obat segala penyakit. Namun, dalam hal ini olahraga yang terlalu berat dapat menyebabkan rasa sakit pada payudara. Olahraga yang mengharuskan posisi menekan dada, seperti push-up menjadi salah satu penyebab dada nyeri. Tidak hanya itu, lagi-lagi menggunakan bra salah dikombinasikan dengan jogging atau lari jauh juga dapat menimbulkan nyeri pada dada. Sakit dada tersebut, sering kali membuat kita mengira bahwa bagian payudara lah yang terasa nyeri. “Ketika otot di balik payudara terasa sakit, memang sulit bagi kita untuk membedakan sakit dada dengan payudara,” jelas Ramos. Istirahatkan tubuh selama beberapa hari untuk mengatasi sakit dada ini.

5. Infeksi
Kelenjar susu atau keringat yang tersumbat, jaringan rambut tidak tumbuh, serta infeksi bakteri dapat menjadi penyebab nyeri pada payudara. Jika timbul gejala infeksi, seperti ruam merah, bengkak, cairan pada putting, hingga demam, segera periksakan diri Anda ke dokter.

6. Pil KB
Alat kontrasepsi seperti pil KB dapat meningkatkan hormon estrogen sekaligus menyebabkan payudara menjadi lebih sensitif, membengkak, dan terasa lembek. “Obat-obatan apa pun yang mengubah kadar hormon dapat menimbulkan efek samping, yakni nyeri pada payudara,” jelas Ramos. Walau pun biasanya nyeri tersebut menghilang dengan sendirinya, selalu konsultasikan pemakaian obat KB kepada dokter.

7. Menstruasi
Menstruasi, menopause, perimenopause, atau perubahan lainnya pada tubuh wanita ketika beranjak dewasa sangat mempengaruhi kadar hormon yang efek sampingnya adalah nyeri pada payudara. “Biasanya payudara sakit ketika mengalami menstuasi, itu normal,” jelas Ramos. Jika Anda mengkonsumsi obat-obatan pereda nyeri menstruasi, perimenopause, atau menopause yang turut mengubah tingkat hormon estrogen dan progesterone, maka efeknya biasanya berupa nyeri pada payudara.

8. Luka trauma
Setiap wanita pasti pernah mengalami luka trauma pada payudaranya. Entah tersenggol, terkena bola, tertekan oleh sabuk pengaman mobil, dan hal-hal lainnya dapat menyebabkan rasa nyeri pada payudara. Biasanya, nyeri yang disebabkan oleh luka trauma pada payudara akan menghilang dengan cepat. jika tidak, segera konsultasikan dengan dokter.

9. Kanker payudara
Kanker payudara adalah penyakit yang paling ditakuti oleh setiap wanita. Meski begitu, nyeri pada payudara jarang disebabkan oleh kanker. Kanker payudara biasanya ditandai dengan gejala luar, seperti benjolan, cairan dari puting, serta bentuk puting yang berubah. “Mayoritas wanita yang mengeluhkan nyeri pada payudara tidak menderita kanker,” jelas Ramos. “Namun, bukan berarti payudara yang sakit sama sekali bukan gejala kanker”. Ia tetap menyarankan para wanita untuk rajin menjalani pemeriksaan agar dapat mendeteksi kanker pada usia dini.(*)

Rubrik
Sumber
rd.com|Tempo.co
Pemprov Aceh

Komentar

Loading...