6 Tanda Fisik saat Pikiran Dilanda Kecemasan

6 Tanda Fisik saat Pikiran Dilanda Kecemasan
Ilustrasi. Tak hanya memengaruhi pikiran dan mental, kecemasan juga bisa berdampak pada timbulnya serangkaian gejala fisik yang bisa mengganggu aktivitas harian Anda. (Istockphoto/Jakraphong Pongpotganatam)

BERITAKINI.CO | Siapa bilang gangguan mental hanya menyerang pikiran? Stres, kecemasan, dan gangguan mental lainnya bisa memicu beberapa gejala fisik yang bisa mengganggu aktivitas Anda.

Psikolog klinis, Deborah Offner mengatakan bahwa pikiran dan tubuh memiliki hubungan yang jauh lebih dalam daripada yang disadari banyak orang.

"Sebagian orang bisa memiliki masalah kesehatan fisik tanpa penyebab biologis. Sebenarnya [masalah kesehatan fisik] bisa saja disebabkan oleh kecemasan dan gangguan mental lainnya," ujar Offner, mengutip She Knows. Hal yang sama juga berlaku sebaliknya, kesehatan mental dapat memengaruhi kondisi fisik.

Sayang, banyak orang meremehkan dampak kesehatan mental terhadap kondisi fisik. Padahal, stres dan kecemasan bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh.

Selain mengganggu sistem kekebalan tubuh, kecemasan juga bisa memicu gejala fisik lainnya, seperti berikut.

1. Jantung berdebar

Kecemasan dan panik biasanya mengakibatkan perasaan gelisah dan jantung berdebar. Tenangkan jantung yang berdebar ini dengan meditasi, olahraga, yoga, tai chi, atau aktivitas lain yang mampu membawa ketenangan seperti latihan pernapasan.

2. Sesak napas

Umumnya, gangguan kecemasan bisa mengakibatkan dyspnea. Dalam dunia medis, dyspnea berarti sesak napas. Mengutip dari Medical News Today, sesak napas bisa terjadi secara ringan hingga sedang, juga dari yang hanya sebentar hingga serius dan dalam jangka waktu panjang.

Saat napas tidak baik, perasaan cemas bisa makin buruk. Anda akan sulit menarik napas dalam dan menimbulkan perasaan kesal campur cemas.

3. Kepala sakit dan pening

Offner mengatakan, stres, trauma, dan cemas bisa memiliki dampak signifikan terhadap sistem saraf pusat. Kecemasan juga bisa menimbulkan sakit kepala akibat reaksi hormon.

"Riset medis menyebut, trauma atau stres jangka panjang atau kecemasan bisa mengakibatkan otak melepaskan hormon stres, seperti adrenalin dan kortisol, bahkan di waktu Anda sebenarnya tidak sedang stres," jelasnya.

4. Sakit perut

Saat merasa cemas, tidak jarang orang akan merasakan sakit perut atau masalah pencernaan lain. Kecemasan memang mempengaruhi usus. Saat cemas, hormon stres masuk ke saluran cerna dan mengganggu pencernaan.

5. Otot tegang

Gangguan cemas bisa ditandai dengan ketegangan otot. Orang dengan gangguan cemas kerap ditemukan memiliki masalah arthritis, fibromyalgia, dan sakit punggung kronis.

6. Sakit pada dada

Saat cemas menyerang, kadang orang merasa seperti terkena serangan jantung. Gejala yang umum ini memerlukan penanganan dokter. Pasalnya, jika cemas tidak diatasi, gejala ini akan semakin parah.

Rubrik
Sumber
CNNIndonesia.com

Komentar

Loading...