5 Mitos Tentang Kucing yang Kerap Membuat Orang Misleading

5 Mitos Tentang Kucing yang Kerap Membuat Orang Misleading
FOTO: boredpanda.com

BERITAKINI.CO, | Kucing termasuk salah satu hewan peliharaan yang paling populer di dunia. Selain tampang dan tingkah lakunya yang imut, kucing juga dikelilingi banyak mitos yang akhirnya menimbulkan kesalahpahaman. Jangan tertipu, cek faktanya sebelum mempercayai hal-hal kamu baca atau dengar tentang hewan peliharaanmu.

Kucing Punya 9 Nyawa

Konon, mitos ini berasal dari kisah dewa Mesir di mana Atum-Ra, dewa matahari, disebut-sebut menyamar menjadi kucing untuk mengunjungi dunia lain. Bahkan 9 nyawa kucing ini juga ada dalam pepatah Inggris kuno, yang disebutkan dalam Romeo & Juliet karya Shakespeare. Mitos ini pun menempel erat pada kucing yang dianggap ajaib karena mampu mendarat dengan selamat saat jatuh dari ketinggian, tanpa luka parah.

Kucing Berbahaya untuk Ibu Hamil

Banyak yang percaya kalau ibu hamil sebaiknya jangan memelihara kucing karena risiko toksoplasmosis. Penyakit ini dapat ditularkan dari kotoran kucing ke manusia dan dapat menyebabkan masalah pada janin.

Tapi risiko untuk mendapatkan penyakit ini dari kucing lebih kecil daripada konsumsi daging yang kurang matang atau sayuran segar yang belum dicuci bersih. Untuk mencegah paparan parasit Toxoplasma gondii, sebaiknya ibu hamil tidak membersihkan litter box atau gunakan sarung tangan saat melakukannya.

Kucing Mengambil Nafas Bayi

Kucing menyukai kehangatan dan kenyamanan. Rebahan di samping bayi bisa jadi tempat favoritnya untuk menghabiskan waktu. Walau tak berbahaya, tapi sebaiknya jangan lepaskan pengawasanmu.

Bisa jadi posisi kucing terlalu menekan wajah, kepala, leher atau dada bayi dan membuat jalan nafasnya terhambat. Sebaiknya, jauhkan kucing dari jam tidur siang bayi atau tunggu sampai anak cukup besar sebelum mengizinkannya tiduran bersama kucing di kamar yang sama.

Mitos Kucing Hitam

Di berbagai negara, kucing hitam dianggap dapat membawa nasib buruk. Di Jerman misalnya kucing hitam menyeberang dari kanan ke kiri dianggap membawa sial, begitu juga di sebagian besar Eropa dan Amerika.

Mitos ini berasal dari anggapan kucing hitam yang dijadikan hewan peliharaan penyihir pada abad pertengahan. Terkesan seram, tapi kucing berbulu hitam tetap jadi salah satu favorit untuk dipelihara.

Kucing Rumahan Jarang Sakit

Kucing yang menghabiskan seharian di dalam rumah bukan berarti kebal dari penyakit, lho. Meskipun jarang menginjakkan kaki di luar rumah, para ahli di Cat Fanciers Association menyebutkan kucing dapat terpapar kuman yang menyebar di udara, dari pakaian penghuni rumah, hingga menelan serangga pembawa penyakit.

Rubrik
Sumber
merdeka.com

Komentar

Loading...