4 Makanan yang Mesti Dihindari untuk Cegah Diare

4 Makanan yang Mesti Dihindari untuk Cegah Diare
Ilustrasi sakit diare. (Foto: Shutterstock)

BERITAKINI.CO | Hampir semua orang pernah merasakan sakit diare. Ini adalah sakit yang menyerang sistem pencernaan. Diare biasanya disebabkan virus atau bakteri yang sedang dikeluarkan tubuh. Banyak penyebab diare, salah satunya dari makanan tertentu.

Makanan yang bisa menimbulkan diare bisa berbeda-beda pada setiap orang. Jika tubuh memiliki intoleransi makanan, maka mengonsumsi penganan tertentu itu dapat menyebabkan diare atau buang air besar.

Intoleransi makanan seringkali menjadi penyebab diare kronis. Gejala lain dari intoleransi makanan termasuk kram atau nyeri perut, kembung, serta kelebihan gas pada perut.

Intoleransi makanan berbeda dengan alergi makanan. Alergi makanan juga bisa menyebabkan diare yang diikuti gejala lain seperti gatal-gatal, hidung tersumbat, atau tenggorokan kering.

Malabsorpsi juga merupakan salah satu penyebab diare. Hal ini terjadi saat usus kecil kurang mampu menyerap nutrisi dari makanan yang Anda makan. Beberapa intoleransi makanan dapat menyebabkan malabsorbsi pada tubuh.

Jika seseorang ingin terhindar dari penyakit diare, harus menjalani pola hidup sehat dengan baik, misalnya memilih makanan yang jauh lebih baik untuk tubuh.

Nah, berikut daftar makanan dan minuman yang mesti dihindari untuk mencegah terjadinya diare, seperti dilansir laman Medical News Today.

1. Pemanis buatan

Pengganti gula termasuk pemanis buatan, misalnya aspartam, sakarin, dan sukralosa; serta alkohol gula seperti manitol, sorbitol, dan xylitol dapat menjadi penyebab diare. Faktanya, beberapa makanan yang kandungannya memiliki label peringatan tentang potensi efeknya dapat menimbulkan rasa panas pada perut sehingga menimbulkan diare.

2. Makanan pedas

Makanan pedas adalah salah satu penyebab paling umum dari diare. Terutama pada bumbu kuat yang tidak biasa dikonsumsi oleh tubuh Anda.

Cabai rawit dan campuran kari adalah penyebab umum lainnya. Bahan kimia yang disebut capsaicin memberikan rasa panas atau pedas pada cabai.

Salah satu penelitian menunjukkan bahwa capsaicin berpotensi menyebabkan iritasi. Capsaicin dapat mengiritasi lapisan lambung selama proses pencernaan.

3. Bawang putih dan bombai

Bawang putih dan bawang merah mengandung jus yang jika diurai oleh asam di perut, juga bisa melepaskan gas dan mengiritasi usus besar. Bawang putih dan bawang bombai adalah fruktan yang merupakan karbohidrat sulit dicerna tubuh.

Mereka juga mengandung serat tidak larut yang bisa membuat makanan lebih cepat melewati sistem pencernaan. Keduanya merupakan makanan dengan FODMAP tinggi yang merupakan kelompok karbohidrat penyebab diare pada beberapa orang.

Alkohol gula, yang telah dibahas sebelumnya, merupakan salah satu makanan dengan FODMAP tinggi yang dapat menyebabkan diare.

4. Kopi atau kafein

Kafein dalam kopi membuat Anda merasa waspada secara mental, dan itu juga merangsang sistem pencernaan. Banyak orang buang air besar segera setelah minum kopi.

Menurut International Foundation for Gastrointestinal Disorders (IFFGD), minum 2 sampai 3 cangkir kopi atau teh dalam sehari seringkali dapat menyebabkan diare. Bagi sebagian orang, bahkan kopi tanpa kafein juga dapat merangsang usus karena bahan kimia lain yang ada dalam kopi.

Rubrik
Sumber
okezone.com

Komentar

Loading...