35 Anggota DPRK Aceh Besar Dilantik, Iskandar Ali Ditunjuk Sebagai Pimpinan Sementara

35 Anggota DPRK Aceh Besar Dilantik, Iskandar Ali Ditunjuk Sebagai Pimpinan Sementara

BERITAKINI.CO, Jantho | Ketua Pengadilan Negeri Jantho melantik dan mengambil sumpah 35 anggota DPRK Aceh Besar dalam rapat paripurna istimewa, Selasa (20/8/2019) di gedung DPRK setempat. Prosesi pelantikan berjalan hikmat dan lancar.

Amatan BERITAKINI.CO, pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah 35 wakil rakyat yang dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Jantho.

"Apakah Anda siap diambil sumpah dan janji?" tanya Ketua Pengadilan Negeri Janhto, Tuty Anggrainy.

"Siap," kur para wakil rakyat.

Sumpah dan janji tersebut mengandung tanggungjawab terhadap bangsa dan negara, tanggungjawab memelihara dan menyelamatkan Pancasila dan UUD 45, serta bertanggungjawab terhadap kesejahteraan rakyat.

"Bahwa sumpah dan janji ini disaksikan oleh Allah SWT," kata Tuty.

Selanjutnya, para wakil rakyat bersumpah akan memenuhi kewajibannya sebagai anggota DPRK Aceh Besar dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945.

Mereka juga bersumpah bahwa dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi tegaknya kehidupan demokrasi, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, dari pada kepentingan pribadi, sesoorang, dan golongan.

Mereka juga bersumpah akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang diwakili untuk mewujudkan tujuan nasional, demi kepentingan bangsa dan negara.

Usai bersumpah, proses pelantikan dilanjutkan dengan penyerahan palu DPRK dari ketua demisioner kepada ketua sementara.

Sebelumnya Sekretaris DPRK Aceh Besar Jamaluddin telah mengumumkan nama pimpinan sementara yakni Iskandar Ali dari Partai Amanat Nasional, dan Bakhtiar dari Partai Aceh. Keduanya berasal partai politik peraih kursi terbanyak satu dan dua.

Pimpinan sementara ini bertugas antara lain, memfasilitasi pembentukan fraksi-fraksi di DPRK, memfasilitasi pembentukan qanun tata tertib DPRK, dan memproses penetapan pimpinan DPRK definitif.

Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...