10 Tahun Beroperasi di Simeulue, Galian C PT Flamboyan Diduga Tak Kantongi Ijin

Oleh ,
10 Tahun Beroperasi di Simeulue, Galian C PT Flamboyan Diduga Tak Kantongi Ijin

BERITAKINI.CO, Sinabang | Aktivitas penambangan Galian C di Desa Putra Jaya, Kecamatan Simeulue Tengah, Simeulue, yang dilakukan PT Flamboyan kembali menjadi sorotan publik.

Eksploitasi yang sudah bertahun-tahun diduga telah menimbulkan kerusakan lingkungan di kawasan itu.

Fenomena yang terjadi saat ini, antara lain wisata air terjun yang menjadi salah destinasi di desa itu menjadi kering dan kotor.

Salah seorang mantan anggota DPRK Simeulue Asdar Mansyah mengatakan, pada 2009 lalu, dia bersama sejumlah anggota dewan sempat melakukan pansus ke lokasi penambangan tersebut.

Pihaknya sudah memita agar perusahaan berhenti melakukan penambangan. “Namun tidak diindahkan,” katanya. Alat berat perusahaan itu tetap saja mengeruk material di sana.

"Jengkelnya kami tidak digubris. Makanya tim pansus sempat mencabut kunci kontak alat berat milik perusahaan itu dan membawanya ke Sinabang,” katanya.

Di ibu kota, tim pansus berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Tapi kunci itu dikembalikan pemerintah daerah kepada perusahaan.

"Dan jika benar izin sampai kini belum mereka peroleh, berarti mereka memang perusak lingkungan," katanya, Kamis (7/11/2019).

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMT2PTSP) Kabupaten Simeulue, Asmanuddin, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa aktivitas penambangan yang dilakukan persusahaan tersebut belum mengantongi ijin.

"Sampai saat ini belum memiliki ijin Galian C," kata Asmanuddin, kemarin.

Lanjutnya, semua galian C yang beroperasi di kabupaten itu, belum mengantongi ijin. Bahkan sebutnya, ada lokasi masih dalam kawasan hutan lindung.

Namum dikatakannya, saat ini perusahaan tersebut sedang mengurus rekomendasi bekaitan dengan perijinan mereka.

Rubrik

Komentar

Loading...