YARA Dukung Eksekusi Cambuk di Lapas

YARA Dukung Eksekusi Cambuk di Lapas
Iklan BPKS

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kepala Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kota Banda Aceh,  Yuni Eko Hariatna mendukung Peraturan Gubernur Aceh Nomor 5 Tahun 2018 tentang Hukum Acara Jinayat, apalagi Pergub tersebut dikeluarkan setelah melalui pembahasan bersama dengan lembaga dan pihak terkait di Aceh.

Secara esensi, Pergub tersebut mengatur teknis pelaksanaan cambuk, di antaranya terkait lokasi eksekusi cambuk yang akan dipindahkan ke dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan itu pun tidak ada pertentangan dengan regulasi lain maupun ajaran dalam Islam.

"Pergub tersebut tidak merubah subtansi dari Qanun Jinayah,  hanya teknis eksekusi cambuk saja, jadi bagi kami itu tidak ada masalah, malah kita mendukung, apalagi niatnya untuk kebaikan dan ketertiban" kata Yuni Eko Hariatnya, Senin (16/4/2018).

Apalagi dalam proses lahirnya Pergub ini juga terlibat beberapa lembaga, seperti Mahkamah Syariah, akademisi, Satpol PP WH, Baitul Mal, Kanwil Kemenkumham, MAA, Kejaksaan, MPU, serta tokoh masyarakat dan seluruh pihak yang hadir menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Pergub Nomor 5 Tahun 2018.

"Kami menilai secara legal pergub tersebut telah melalui mekanisme pembahasan dengan berbagai pihak terkait," katanya.

Menurut Eko, Pergub tersebut menjelaskan seluruh turunan Qanun Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, yang berisi sebanyak 12 ruang lingkup, di antaranya, tempat pembinaan, tatacara jaminan penangguhan penahanan dan pemanggilan, tatacara penyimpanan benda sitaan, tatacara ganti rugi dan rehabilitasi, pelaksanaan uqubat cambuk dan uqubat denda, dan lain-lain.

Kata Eko, mengubah sebuah kebiasaan itu butuh waktu terutama karena selama ini cambuk dilaksanakan terbuka dan sering di saksikan oleh anak-anak yang sesungguhny hal itu tegas dilarang dalam qanun.

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...