Wakil Ketua DPRK Singkil Yulihardin: Bupati Jangan Intervensi Proses Rekapitulasi Suara

Wakil Ketua DPRK Singkil Yulihardin: Bupati Jangan Intervensi Proses Rekapitulasi Suara

BERITAKINI.CO | Wakil Ketua DPRK Singkil Yulihardin menegaskan agar Bupati Aceh Singkil Safriadi alias Oyon bisa menempatkan diri sesuai kapasitasnya. “Kapan beliau sebagai bupati dan kapan dalam kapasitasnya sebagai kandidat,” kata Yulihardin, Sabtu, (18/2/2017).

Saat ini, kata Yulihardin, Safriadi sedang berada dalam kapasitasnya sebagai bupati Singkil. Sebagai pejabat negara, katanya, DPRK berharap Safriadi bisa menjaga netralitasnya.

“Jangan lakukan intervensi apapun kepada pelaksana, baik KIP maupun panwas. Biarkan proses rekapitulasi berjalan dengan aturan yang ada,” kata Yulihardin.

Himbauan ini penting. Sebab, katanya, ada indikasi Safriadi melakukan upaya untuk menghambat proses rekapitulasi yang saat ini sedang dilakukan di dua kecamatan masing-masing, Kecamatan Simpang Kanan dan Gunung Meriah.

Selain itu, kata Yulihardin, berdasarkan info yang diterima pihaknya, sepanjang dua hari terakhir, di kawasan Gunung Meriah juga ada gerakan massa yang ingin mendatangi kantor camat setempat untuk demo.

“Tapi semuanya bisa diantisipasi pihak keamanan. Namun, jika dengan sikap Safriadi tidak memberikan ketenangan, ini bisa memicu reaksi pada pendukungnya,” katanya.

Itulah sebabnya, kata Yulihardin, penting bagi Safriadi menunjukkan ketenangan kepada para pendukungnya agar kondisi Aceh Singkil tetap aman dan damai.

Meski begitu, kata politisi PAN ini, jika tetap ditemukan ada proses yang berjalan di luar aturan, dewan tak akan tinggal diam.  “Akan ada tindakan tegas, dan ini akan diawasi oleh seluruh rakyat Singkil,” katanya.

Persoalan menang dan kalah, kata Yulihardin, hendaknya tetap menunggu hasil rekapitulasi dan pleno KIP setempat. “Keputusan resmi ada di tangan penyelenggara. Hari ini bisa saja ada pihak yang mengklaim, tapi janganlah itu dijadikan satu acuan, sebagai bupati aktif Safriadi harus bersikap netral, dan jangan lakukan intervensi apapun kepada penyelenggara,” katanya.

Yulihardin juga mengapresiasi kontribusi TNI/Polri yang sudah menghadirkan keamanan pada pesta demokrasi di Aceh Singkil. “Kami mengucapkan terimakasih pada aparat keamanan atas kontribusinya yang luar biasa ini,” katanya.

Seperti diketahui, Safriadi adalah calon bupati petahana di Aceh Singkil. Dia berpasangan dengan Sariman dan memegang nomor urut 1.

Berdasarkan real count C1 yang dipublikasi laman pilkada2017.kpu.go.id, pasangan Safriadi-Sariman berada di urutan kedua perolehan suara sementara.

Adapun total perolehan mereka hingga Minggu, (19/2/2017) pukul 00.36 WIB sebanyak 21.004 suara sah atau 39,43 persen dari total 52.939 suara sah.

Sementara berada di urutan teratas perolehan suara sementara adalah pasangan Nomor Urut 3 Dulmusrid- Sazali dengan perolehan sebanyak 22.859 suara sah atau 42,92 persen.(*)

Komentar

Loading...