Waduh, Satpol PP-WH Pidie Jaya Belum Bayar Hutang Nasi Bungkus Rp 62 Juta

Waduh, Satpol PP-WH Pidie Jaya Belum Bayar Hutang Nasi Bungkus Rp 62 Juta

BERITAKINI.CO, Sigli | Pengusaha rumah makan di Kota Meureudu, Pidie Jaya, Muhammad Yuki nekat menggembok kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) kabupaten setempat.

Muhammad Yuki pada wartawan mengatakan, dia nekat melakukan penyegelan lantaran Satpol PP-WH Pidie Jaya tidak kunjung melinasi hutang nasi bungkus senilai Rp 62 juta lebih.

"Dari 2016 sampai hari ini, Dinas Satpol PP-WH Pidie Jaya belum dibayar. Makanya saya mengembok kantor itu kemarin agar hutang itu dapat diselesaikan," kata Yuki, Rabu (7/3/2018).

Menurut Yuki, dia sesungguhnya sudah berulang kali mendatangi kantor tersebut untuk menagih utang nasi yang selama ini dikonsumsi personel dinas tersebut, namun tidak pernah mendapatkan kepastian pembayaran.

"Gara-gara hutang Satpol PP ini, saya terpaksa harus berhutang kepada orang lain. Dan jangan sampai gara-gara hutang ini, saya harus menutup usaha saya,” katanya.

Yuki juga mengancam akan membawa perkara hutang piutang ini ke ranah hukum, jika sampai dalam waktu satu pekan ke depan pihak Satpol PP dan WH tidak ada itikat baik untuk melunasinya.

Sementara upaya konfirmasi yang dilakukan pada Kepala Satpol PP-WH Pidie Jaya, M Thaib, belum membuahkan hasil. Nomor selulernya dalam keadaan tidak aktif. Pesan singkat yang dilayangkan juga belum berbalas.

Baca: Kata Sekda Soal Hutang Nasi Bungkus Rp 62 Juta Satpol PP-WH Pidie Jaya

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...