UKM Pers DETaK Unsyiah Bekali Anggota Baru Kemampuan Jurnalistik

UKM Pers DETaK Unsyiah Bekali Anggota Baru Kemampuan Jurnalistik

BANDA ACEH | Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers DETaK Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) membekali sebanyak 47 mahasiswa kemampuan jurnalistik tingkat dasar.

Kegiatan yang diberi nama “Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD)” itu berlangsung sejak 7 hingga 8 Oktober 2017 di Ruang Kaca Lantai II, Gedung Gelanggang Mahasiswa Unsyiah.

PJTD merupakan kegiatan wajib bagi calon anggota baru yang sebelumnya telah dinyatakan lulus tes wawancara yang berlangsung Minggu, 1 Oktober 2017 lalu.

“Sebanyak 47 dari 55 mahasiswa yang mengikuti tahap ini adalah yang lulus wawancara,” kata Ketua Panitia Athaillah.

Panitia mengusung tema, “Makna Organisasi Bagi Mahasiswa”.

Tema ini dinilai selaras dengan kondisi Unsyiah yang sedang bergelut dengan permasalahan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), yang menjadi alasan mahasiswa untuk mengikuti kegiatan maupun organisasi kampus.

Athaillah sangat menyayangkan bila kegiatan berorganisasi dijadikan alasan untuk memperoleh pengakuan SKPI dengan baik.

Ia mengungkapkan bahwa organisasi merupakan wadah yang tepat bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri, bukan sekedar untuk memperoleh SKPI.

“Saat ini, SKPI mulai diberlakukan di kampus Unsyiah, sehingga banyak pula dijumpai mahasiswa yang mengikuti organisasi karena hal tersebut. Untuk itu kami kembalikan lagi ke mahasiswa, organisasi itu sebagai tempat pengembangan diri atau untuk mengejar SKPI,” katanya.

Pelatihan tersebut diisi oleh sejumlah pemateri dengan bidang keahlian masing-masing.

Mereka antara lain, Syukrillah, membawa materi Pengantar Jurnalistik; Boy Nasruddin Agus, teknik menulis Berita dan Wawancara; Miswar, materi dasar-dasar design grafis; Rahayu F Hamid, materi manajemen organisasi; M Fajarli Iqbal, teknik penulisan features; Masridho Rambey dasar-dasar videografi; dan Alhadi Habibi, news anchor and public speaking.(*)

Rubrik

Komentar

Loading...