Tolak Aturan Pengeras Suara, Bupati Aceh Barat Instruksikan Tambah Toa Masjid

Oleh ,
Tolak Aturan Pengeras Suara, Bupati Aceh Barat Instruksikan Tambah Toa Masjid
ILUSTRASI NET

BERITAKINI.CO, Meulaboh | Edaran Kementerian Agama tentang pengaturan volume pengeras suara atau speaker di masjid mendapat penolakan di beberapa kabupaten/kota di Aceh.

Setelah sebelumnya Wakil Bupati Aceh Besar, Husaini A Wahab, meminta seluruh warganya mengabaikan aturan itu, kini Bupati Aceh Barat, Ramli MS, juga menyatakan penolakan atas aturan tersebut.

“Pemkab Aceh Barat tidak akan mengindahkan imbauan Kementrian Agama. Kita tambah lagi pengeras suara (toa) di masjid,” kata Ramli MS, Sabtu (15/9/2018).

Ia menilai, aturan pengeras suara di rumah ibadah tersebut sangat tidak sesuai dengan kondisi di daerah yang menerapkan syariat Islam.

“Pengeras suara di tempat ibadah bukan digunakan untuk hal yang tidak bermanfaat, tetapi supaya masyarakat dapat mendengar suara azan ketika waktu salat tiba,” tegas Ramli.

Selama ini, kata Ramli, tidak ada satupun warga di Aceh Barat termasuk pendatang dan nonmuslim yang menolak dan memprotes suara azan.

“Saya instruksi kepada pengurus masjid untuk membesarkan volume pengeras suara saat azan,” tegasnya. | AIDIL

Rubrik
IKLAN ACEH JAYA

Komentar

Loading...