Tiga Pesan Gubernur pada Pejabat SKPA yang Baru Dilantik

Tiga Pesan Gubernur pada Pejabat SKPA yang Baru Dilantik

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menitipkan sejumlah pesan kepada 9 pejabat eselon II yang baru dilantik, Senin (16/4/2018).

Sedikitnya ada tiga pesan gubernur yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Aceh Nova Irianysah.

“Pertama, saudara harus mampu menghadirkan inovasi dalam bekerja dan mencapai target kinerja,” kata Nova usai melantik 9 pejabat eselon II, di ruang serbaguna Kantor Gubernur Aceh.

Inovasi penting, sebab kata Nova, hanya dengan inovasilah target kerja bisa diraih dengan cepat, dan pola kerja tradisional yang cendrung lambat bisa berubah menjadi lebih akseleratif dan berdaya guna. “Oleh karena itu, saudara harus mampu berfikir “out of the box,” kreatif dan taktis,” katnaya.

Kedua, kata Nova, saat ini kita sudah memasuki triwulan kedua untuk tahun anggaran 2018. Untuk itu, gubernur meminta untuk bisa melakukan upaya-upaya percepatan, termasuk dalam proses lelang kegiatan, demi terwujudnya realisasi anggaran yang maksimal dan tepat waktu.

“Ketiga, sehubungan dengan pelaksanaan Musrenbang RKPA 2019, saya minta kepada saudara semua untuk bisa segera merumuskan kegiatan yang terbaik dan benar-benar sesuai dengan arah kebijakan Pemerintah Aceh sebagaimana terkandung dalam visi dan misi Pemerintah Aceh, dan 15 program unggulan Aceh Hebat,” katanya.

“Kita semua menginginkan agar musrenbang ini tidak hanya sebagai ajang seremonial dan formalitas saja, akan tetapi benar-benar mampu menghadirkan suatu konsep perencanaan yang matang untuk dilaksanakan ke depan.”

Untuk penggunaan dan pengelolaan anggaran, kata Nova, harus dilakukan secara efisien, transparan sesuai aturan yang berlaku. “Jangan sampai ada penyelewengan yang berpotensi memperburuk citra Pemerintah Aceh,” katanya.

Sebagai pimpinan di Pemerintahan Aceh, katanya, gubernur pasti akan mengawasi dan mengevaluasi kinerja semua SKPA yang ada.

“Jika tidak menunjukkan peningkatan, pergeseran pasti akan kami lakukan. Kebijakan ini kami lakukan bukan berdasarkan unsur like or dislike, tapi lebih kepada kepentingan pembangunan dalam rangka memberikan yang terbaik bagi pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Rubrik
IKLAN ACEH JAYA

Komentar

Loading...