Ternyata Ubur-Ubur Bisa Tidur Seperti Manusia, Ini Penjelasannya!

Ternyata Ubur-Ubur Bisa Tidur Seperti Manusia, Ini Penjelasannya!

BERITAKINI.CO | Tidur merupakan proses biologis yang terjadi pada setiap makhluk hidup. Namun para ilmuwan sampai saat ini belum memecahkan misteri kenapa manusia tidur.

Meskipun begitu, para ilmuwan belum yakin bahwa semua binatang dapat tidur. Sehingga 3 orang yaitu Michael Abrams, Claire Bedbrook and Ravi Nath yang melihat ubur-ubur di laboratorium bertingkah berbeda ketika lampu dimatikan, sehingga mereka memutuskan untuk mempelajarinya.

Dilansir Gizmodo, mereka mempelajari genus ubur-ubur primitif yang berenang terbalik dan dikenal sebagai Cassiopeda. Hewan tanpa otak yang hidup di perairan tropis samudra Pasifik dan Atlantik sebenarnya tidak banyak berenang.

Ketiga peneliti tersebut menemukan bahwa ubur-ubur pemalas tersebut menunjukkan perilaku tidur yang serupa dengan manusia pada malam hari. Hal tersebut menunjukkan bahwa tidur merupakan hal yang sangat tua dan yang lebih mengejutkan tidur tidak membutuhkan otak.

“Mungkin tidak mengejutkan bahwa ubur-ubur dapat tidur karena mamalia dan hewan invertebrata seperti cacing dan lalat buah dapat tidur. Namun, ubur-ubur adalah binatang purba paling evolusioner yang diketahui tidur,” ungkap Ravi Nath, seorang mahasiswa pascasarjana di laboratorium Sternberg milik Caltech.

Setelah penelitian tersebut muncul, banyak pertanyaan lain yang timbul pada pikiran mereka, seperti apakah tanaman juga dapat tidur. Agar hewan dapat diklasifikasikan sedang tidur, mereka harus menunjukkan ketidakaktifan dan penurunan respon terhadap sebuah rangsangan.

Untuk menguji hal tersebut, tim menyiapkan sebuah kamera untuk melacak berapa kali ubur-ubur berdenyut dalam 24 jam. Ternyata, ubur-ubur melewati periode berdenyut pada malam hari, di mana mereka berdenyut 39 kali per menit jika dibandingkan sekira 58 kali denyutan per menit pada siang hari.

Tim tersebut juga menguji respon ubur-ubur terhadap rangsangan dengan cara mengganggu aktivitas mereka secara brutal. Para peneliti memasang platform di tangki ubur-ubur yang sedang beristirahat pada siang hari.

Ketika para peneliti mengangkat platform tersebut, ubur-ubur dengan cepat berenang ke dasar tangki yang baru. Tim melakukan eksperimen yang sama di malam hari ketika ubur-ubur sedang ‘tidur’, mereka mendapati bahwa ubur-ubur menjadi jauh lebih lambat untuk berpindah ke dasar tangki.

Penulis
Rubrik
Sumber
okezone.com

Komentar

Loading...