Terlilit Hutang di Bank, Oknum PNS Lhokseumawe Curi Aset Milik Pemkab Pidie Jaya

Terlilit Hutang di Bank, Oknum PNS Lhokseumawe Curi Aset Milik Pemkab Pidie Jaya

BERITAKINI.CO, Meureudu | Terlilit hutang dan kredit bank membuat seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Lhokseumawe, RD (38) gelap mata.

Warga Gampong Teupin Pukat, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, ini nekat mencuri aset milik Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dan menjualnya.

RD diketahui bekerja di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum, Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Kapolsek Meureudu AKP Aditia Kusuma mengatakan, pelaku mencuri aset daerah berupa 20 teralis besi milik Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya, pada Senin (14/1/2019) sekira 04.30 WIB.

Penangkapan RD bermula dari laporan yang diterima kepolisian Selasa (15/1/2019), ihwal aset daerah yang raib tersebut. Berbekal informasi itu, sambungnya, tim melakukan penyelidikan.

"Diketahui, beberapa teralis aset daerah Pidie Jaya berada di salah satu tempat penampungan barang bekas di Meurah Dua," kata Aditia kepada BERITAKINI.CO, Jumat (18/1/2019).

Kata dia, tersangka berhasil ditangkap setelah polisi memiliki bukti kuat berupa rekaman CCTV saat pelaku menjual barang hasil curiannya di tempat penampungan barang bekas tersebut.

"Tersangka ditangkap Kamis kemarin sekira pukul 17.00 WIB di kediamannya di Gampong Teupin. Ada beberapa teralis besi lainnya yang belum sempat dijual, sudah kita amankan," kata kapolsek.

Pengakuan tersangka kepada penyidik, uang hasil penjualan barang curian sebesar Rp 160.000 digunakan untuk ongkos berangkat bekerja di Dinas PU Pemkot Lhokseumawe.

"Gaji tersangka sebagai PNS hanya tersisa Rp 400.000 per bulan, dan selebihnya terpotong untuk cicilan/kredit di bank. Tersangka juga pengguna aktif narkoba jenis ganja. Kini barang bukti berikut tersangka sudah diamankan di Mapolsek Meureudu," kata Aditia.

Rubrik
Iklan Sabang Merine

Komentar

Loading...