Terkait Kapolsek Julok Pukul Anggota, Ini Kata Polri

Oleh ,
Terkait Kapolsek Julok Pukul Anggota, Ini Kata Polri

BERITAKINI.CO, Jakarta | Polri tak membenarkan peristiwa pemukulan Kapolsek Julok Polres Aceh Timur Ipda Eko Hadianto terhadap anggotanya, Brigadir S. Polri akan mendalami kronologi pemukulan tersebut.

"Untuk itu, kami akan cek. Kami akan dalami, kami akan periksa keterangan-keterangannya. Apapun yang dilakukan personel Polri, ada mekanismenya. Itulah perwujudan negara hukum. Masyarakat jika salah, tidak boleh juga masyarakat main hakim sendiri, polisi juga, tidak boleh main pukul," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (30/5/2018).

Baca: Beredar Video Oknum Polisi dan Warga Pukuli Pemuda di Aceh

Iqbal menegaskan siapapun harus menghormati proses hukum. Sebab, keadilan dapat diperoleh dari proses hukum yang benar.

"Ada prosesnya misalnya kita tangkap, kita sidik, apakah ada alat bukti yang cukup terhadap perbuatan melawan hukum yang dilakukan. Setelah itu hukumlah yang akan berbicara," ujar Iqbal.

Iqbal juga tak membenarkan sikap tegas seorang atasan terhadap bawahannya yang ditunjukan dengan cara kekerasan. Dia mendorong jajarannya agar memproses kesalahan sesuai aturan yang berlaku.

"Terhadap anggota juga begitu. Kalau ada anggota salah, melanggar hukum, pimpinan tegas. Ketegasannya bukan memukul tapi melakukan proses sesuai mekanisme," ucap Iqbal.

Baca: Terkait Beredarnya Video Oknum Polisi Pukul Pemuda, Ini Pangkal Persoalannya

"Kan ada Propam, ada (opsi) pelanggaran kode etik, ada pelanggaran disiplin. Jangan sampai kita mengaku menegakkan hukum tapi melanggar hukum," imbuh dia.

Sebelumnya diberitakan, video penangkapan sepasang kekasih yang disertai pemukulan menjadi viral di media sosial. Setelah dicek, sosok polisi yang memukul pemuda seperti viral dalam video di medsos adalah Kapolsek Julok Polres Aceh Timur Ipda Eko Hadianto dan yang dipukul anggotanya Brigadir S. 

"Yang dipukul itu anggota Polsek Julok Brigadir S. Pemukulan dilakukan untuk meyakinkan warga bahwa itu benar anggotanya," kata Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, Rabu (30/5).

Rubrik
Sumber
DETIK.COM

Komentar

Loading...